Perkuat Layanan Bimbingan Konseling di Sekolah, Peneliti UNG Kembangkan Model Manajemen Layanan Berbasis Online

Tim peneliti dari Universitas Negeri Gorontalo tengah mengembangkan Model Manajemen Bimbingan dan Konseling Komprehensif Berbasis Website sebagai solusi atas ketimpangan layanan BK di sekolah. Penelitian ini merupakan bagian dari Program Penelitian Pendanaan DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025.
Riset ini berangkat dari temuan bahwa manajemen layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sejumlah sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sistem pengelolaan hingga belum optimalnya standar layanan. Kondisi tersebut berdampak pada kualitas layanan yang diterima siswa.
Melalui pendekatan berbasis digital, tim peneliti menawarkan solusi berupa sistem manajemen BK terintegrasi berbasis website. Model ini dirancang untuk membantu sekolah dalam mengelola layanan konseling secara lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.
Model yang dikembangkan memanfaatkan sistem digital untuk mendukung proses administrasi, pendataan, pemantauan layanan, hingga evaluasi program konseling. Dengan platform berbasis website, layanan BK diharapkan menjadi lebih transparan, terdokumentasi, serta mudah diakses oleh pihak terkait di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research yang menekankan pada pengembangan solusi praktis berbasis teori dan kebutuhan lapangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, diskusi kelompok terarah, serta uji validasi oleh para ahli dan praktisi pendidikan.
Pengembangan model ini bertujuan untuk, Mengidentifikasi kondisi aktual manajemen layanan BK di sekolah, Menganalisis kesenjangan yang menghambat optimalisasi layanan, Merancang sistem manajemen berbasis website sebagai solusi inovatif. Dengan hadirnya model ini, layanan BK di sekolah diharapkan tidak lagi berjalan secara konvensional, melainkan berbasis sistem yang terstandar dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan siswa.
Penelitian ini diketuai oleh Mohamad Rizal Pautina bersama anggota tim Mohamad Awal Lakadio, Ilham Kihari Siregar, dan Arif Dwinanto. Melalui dukungan Program Penelitian DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025, riset ini menjadi wujud kontribusi nyata UNG dalam pengembangan inovasi pendidikan berbasis teknologi.
Ke depan, model manajemen BK berbasis website ini diharapkan dapat diimplementasikan secara lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga sebagai referensi nasional dalam penguatan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah.





