Site Logo

Pendaftaran Pascasarjana

default
Redaksi
19 Mar 2026
03:39 WITA

Persyaratan Akademik

Pendidikan Magister

  1. berijazah sarjana atau yang sederajat dari Program Studi dan/atau Perguruan Tinggi terakreditasi dengan IPK ≥ 2,75 dalam rentang penilaian 0,00–4,00 atau yang dipandang setara dengan itu.

  2. Ijazah Sarjana dari Perguruan Tinggi luar negeri harus diakreditasi oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan tinggi.

  3. lulus seleksi masuk yang diselenggarakan oleh Pascasarjana berupa uji Tes Pontensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris (TOEFL) dengan skor minimal 475.

  4. memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh Pascasarjana.

  5. Lulusan program sarjana dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi dengan yudisium cum laude dapat diterima sebagai mahasiswa program magister tanpa melalui seleksi.

  6. Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi diwajibkan mendaftar ulang dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pascasarjana UNG.

Pendidikan Doktor

  1. berijazah Magister atau yang sederajat dari Program Studi dan/atau Perguruan Tinggi terakreditasi dengan IPK sekurang- kurangnya 3,00 dalam rentang penilaian 0,00–4,00 atau yang dipandang setara dengan itu.

  2. Ijazah magister dari perguruan tinggi luar negeri harus diakreditasi oleh Kementerian yang menyelenggarakan urusan di bidang pendidikan tinggi.

  3. lulus seleksi masuk yang diselenggarakan oleh Pascasarjana.

  4. memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh Pascasarjana.

  5. Mengikuti seleksi yang diadakan oleh Pascasarjana dengan mata uji Tes Pontensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris (TOEFL) dengan skor minimal 500.

  6. 3. Calon mahasiswa yang lulus Tes Potensi Akademik (TPA) namun belum memperoleh skor TOEFL dapat diterima dengan syarat pada saat mendaftar ujian akhir telah mencapai skor TOEFL yang dipersyaratkan.

  7. Lulusan program magister dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi dengan yudisium cum laude dapat diterima sebagai mahasiswa program doktor tanpa melalui seleksi.

  8. Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus seleksi diwajibkan mendaftar ulang dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Pascasarjana UNG.

Pola Seleksi

  1. Seleksi dilaksanakan di kampus pascasarjana UNG atau di tempat lain yang ditentukan oleh Pimpinan Pascasarjana UNG.

  2. Seleksi dilaksanakan dalam bentuk tes berbasis computer (CBT), dan wawancara.

  3. Seleksi terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA), TOEFL, dan Tes Bidang Studi (TBS) pada masing-masing Program Studi.

  4. Setiap calon mahasiswa mengikuti tes wawancara oleh Ketua Program Studi masing-masing atau tim yang ditunjuk oleh Rektor.

Website resmi: https://pascasarjana.ung.ac.id/

Ikuti berita lainnya

Dua Prodi FEB UNG Raih Akreditasi Unggul, Tegaskan Komitmen pada Pendidikan Berkualitas
19 Jul 2026
12:25 WITA

Dua Prodi FEB UNG Raih Akreditasi Unggul, Tegaskan Komitmen pada Pendidikan Berkualitas

Rachmad Hidayah

Gorontalo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dua program studi di lingkungan FEB resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dengan masa berlaku lima tahun dari dua lembaga akreditasi mandiri.Program Studi S1 Manajemen memperoleh predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) berdasarkan Keputusan Nomor 178/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026, berlaku mulai 10 Juli 2026 hingga 10 Juli 2031. Sementara itu, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi juga berhasil meraih predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) berdasarkan Keputusan Nomor 1391/SK/LAMDIK/Ak/S/VII/2026, yang berlaku mulai 17 Juli 2026 hingga 16 Juli 2031.Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh sivitas akademika fakultas dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan."Akreditasi Unggul yang diraih oleh Program Studi S1 Manajemen dan S1 Pendidikan Ekonomi merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam membangun tata kelola pendidikan yang berkualitas, memperkuat tridarma perguruan tinggi, serta meningkatkan daya saing lulusan,” ujarnya.Raflin menambahkan, raihan Akreditasi Unggul menjadi penyemangat bagi seluruh sivitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG untuk terus berinovasi, meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat jejaring kemitraan, serta menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tuntutan dunia kerja.Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB UNG, Dr. Irawati Abdul, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa keberhasilan dua program studi memperoleh Akreditasi Unggul merupakan hasil dari proses evaluasi yang panjang dan komprehensif."Capaian ini menunjukkan bahwa sistem akademik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis telah berjalan secara konsisten sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh lembaga akreditasi,” jelasnya.Ia menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh program studi di lingkungan FEB untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan."Kami akan terus memperkuat penjaminan mutu, meningkatkan kualitas kurikulum, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kolaboratif mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif internasional, serta pelayanan akademik agar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo mampu mempertahankan bahkan meningkatkan reputasinya untuk terus mendukung UNG sebagai kampus yang unggul dan berdaya saing," ujarnya.

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Posisi sebagai Program Studi Berdaya Saing Nasional
16 Jul 2026
09:35 WITA

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Posisi sebagai Program Studi Berdaya Saing Nasional

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Program Studi Sarjana (S1) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meraih predikat Akreditasi Unggul, dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) berdasarkan Keputusan LAMEMBA Nomor 178/DE/A.5/LAMEMBA-U/VII/2026.Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi prodi  manajemen dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul tidak diperoleh secara instan. Prodi manajemen harus melalui serangkaian proses penilaian, mulai dari evaluasi dokumen, asesmen lapangan, hingga verifikasi berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan oleh tim asesor LAMEMBA.Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG, Dr. Raflin Hinelo, M.Pd., menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.Menurutnya, predikat Akreditasi Unggul menjadi bukti bahwa prodi manajemen telah memenuhi standar tertinggi dalam berbagai aspek penilaian, mulai dari tata kelola prodi, implementasi kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education), kualitas sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, hingga jejaring kerja sama.“Akreditasi Unggul merupakan bukti kualitas yang dimiliki prodi manajemen. Hasil ini menunjukkan bahwa seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan telah memenuhi standar terbaik yang ditetapkan LAMEMBA. Tentu capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para mitra yang selama ini mendukung pengembangan program studi,” ujar Raflin.Ia menambahkan, capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.Apresiasi juga disampaikan Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Menurutnya, raihan Akreditasi Unggul semakin memperkuat posisi prodi manajemen, sebagai salah satu prodi yang mampu menghasilkan lulusan kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.“Predikat ini menunjukkan bahwa prodi manajemen telah memiliki kualitas yang diakui secara nasional. Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dalam pembelajaran, memperkuat budaya riset, meningkatkan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri, serta memperluas jejaring kerja sama internasional," ungkap Eduart.Namun demikian, Rektor menegaskan bahwa predikat Akreditasi Unggul bukanlah garis akhir dari proses peningkatan mutu.  Pengakuan tersebut justru menjadi amanah besar bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga kualitas pendidikan, meningkatkan pelayanan akademik, serta memperkuat kontribusi program studi dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. (**)

Mahasiswa FSB Lolos Program Bergengsi Belajar Bersama Maestro 2026, Siap Menimba Ilmu dari Maestro Seni Indonesia
16 Jul 2026
02:00 WITA

Mahasiswa FSB Lolos Program Bergengsi Belajar Bersama Maestro 2026, Siap Menimba Ilmu dari Maestro Seni Indonesia

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di tingkat nasional. Muhammad Najmi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) UNG, berhasil lolos sebagai peserta Program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2026, sebuah program prestisius yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia untuk melahirkan generasi muda pelestari seni dan budaya Nusantara.Keberhasilan tersebut menempatkan Muhammad Najmi sebagai salah satu mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang akan memperoleh kesempatan langka belajar secara langsung bersama para maestro seni dan budaya Indonesia. Program ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 15 Juli hingga 15 Agustus 2026, di Jakarta.Belajar Bersama Maestro merupakan program nasional yang dirancang untuk menjembatani proses transfer pengetahuan, keterampilan, filosofi, hingga nilai-nilai budaya dari para maestro kepada generasi muda. Selama mengikuti program, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktik berkesenian, tetapi juga mendalami proses kreatif yang menjadi ciri khas para seniman dan budayawan Indonesia.Keikutsertaan Muhammad Najmi merupakan hasil dari proses seleksi yang berlangsung sangat kompetitif. Selain kemampuan artistik, peserta juga dinilai berdasarkan komitmen mereka dalam menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi mendatang.Bagi Muhammad Najmi, kesempatan mengikuti BBM 2026 menjadi pengalaman akademik sekaligus ruang pembelajaran yang tidak dapat diperoleh di ruang kelas. Melalui interaksi langsung dengan para maestro, ia akan memperluas wawasan mengenai teknik berkesenian, nilai-nilai budaya, serta pendekatan kreatif dalam melestarikan seni tradisional Indonesia.Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG, Prof. Dra. Nonny Basalama, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa FSB tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FSB UNG memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing yang mampu bersaing pada program-program nasional bergengsi di bidang seni dan budaya."Program Belajar Bersama Maestro merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para maestro seni Indonesia. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan berkesenian, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai generasi pelestari budaya bangsa," ungkap Prof. Nonny.Ia berharap pengalaman yang diperoleh Muhammad Najmi selama mengikuti program dapat ditransformasikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di bidang seni dan budaya.Sementara itu, Rektor UNG melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menilai keberhasilan tersebut semakin menegaskan kualitas mahasiswa UNG yang mampu bersaing pada program-program nasional bergengsi.Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam Program Belajar Bersama Maestro sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Gorontalo dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni dan budaya Indonesia."Ilmu dan pengalaman yang diperoleh Muhammad Najmi selama mengikuti program, diharapkan dapat ditransformasikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak prestasi di bidang seni dan budaya,” harap Amir.

Lihat Semua Berita