Site Logo

Wisuda ke-60 Universitas Negeri Gorontalo | AFTERMOVIE

Campus Life
Abdul Wahid Rauf
25 Apr 2026
06:43 WITA
4 dilihat
Wisuda ke-60 Universitas Negeri Gorontalo | AFTERMOVIE

Universitas Negeri Gorontalo kembali melaksanakan prosesi wisuda ke-60, yang mengukuhkan sebanyak 700 wisudawan terbaik dengan berbagai latar belakang bidang ilmu pengetahuan.

Ikuti berita lainnya

Dosen Bergelar Doktor Bertambah, Dr. Dolot Alhasni Bakung Perkuat SDM Akademik Fakultas Hukum UNG
06 Jul 2026
04:53 WITA

Dosen Bergelar Doktor Bertambah, Dr. Dolot Alhasni Bakung Perkuat SDM Akademik Fakultas Hukum UNG

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Upaya untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, gencar dilakukan UNG. Kali ini, jumlah dosen bergelar doktor di Fakultas Hukum (FH) UNG kembali bertambah, setelah Dr. Dolot Alhasni Bakung, S.H., M.H., berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum di Universitas Sam Ratulangi, Manado.Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen UNG dalam meningkatkan kualitas dosen melalui pengembangan kompetensi akademik yang berkelanjutan. Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Fakultas Hukum semakin memiliki kapasitas yang kuat dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik pada aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.Dekan Fakultas Hukum UNG, Dr. Weny Almoravid Dungga, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan yang diraih Dr. Dolot Alhasni Bakung. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi yang bersangkutan, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum."Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan bagian dari upaya fakultas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap capaian ini semakin memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang menjadi tugas utama perguruan tinggi," ujar Weny.Ia menambahkan, Fakultas Hukum terus mendorong para dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor sebagai bagian dari strategi penguatan mutu akademik. Dengan semakin banyaknya dosen berkualifikasi doktor, fakultas optimistis mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat akreditasi program studi.Sementara itu, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyebut peningkatan jumlah dosen bergelar doktor merupakan indikator penting, dalam pembangunan kualitas perguruan tinggi yang berdaya saing. Keberhasilan meraih gelar doktor bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga menjadi investasi besar bagi UNG dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi.“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Fakultas Hukum, peningkatan kualitas riset, serta lahirnya inovasi hukum yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Eduart.Eduart juga menegaskan bahwa UNG akan terus memberikan dukungan kepada para dosen, untuk meningkatkan kualifikasi akademik melalui studi lanjut. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi universitas dalam mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing internasional.Bertambahnya dosen bergelar doktor di Fakultas Hukum diharapkan semakin memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pengembangan ilmu hukum yang unggul di kawasan Indonesia Timur. Selain meningkatkan kualitas proses pembelajaran, capaian ini juga akan berdampak pada peningkatan produktivitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta kontribusi akademisi UNG dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat. (**)

UNG Buka Pendaftaran Program KKN Tematik Tahap II dan KKN Profesi Kesehatan Tahun 2026
02 Jul 2026
07:11 WITA

UNG Buka Pendaftaran Program KKN Tematik Tahap II dan KKN Profesi Kesehatan Tahun 2026

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) telah membuka pendaftaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi PALUWALA, sehingga mahasiswa dapat melakukan registrasi dengan lebih mudah, cepat, dan transparan.Pembukaan pendaftaran ini ditujukan bagi mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik maupun administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui sistem digital PALUWALA, mahasiswa dapat mengakses seluruh layanan pendaftaran KKN, mulai dari pengisian data hingga pemantauan status verifikasi secara real time.Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., menjelaskan bahwa pendaftaran KKN Tematik Tahap II dibuka mulai 2 hingga 30 Juli 2026, sedangkan KKN Profesi Kesehatan dibuka pada 2 hingga 15 Juli 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi PALUWALA yang dapat diakses melalui laman https://paluwala.ung.ac.id/.Mahasiswa cukup masuk menggunakan akun masing-masing, kemudian memilih jenis program KKN yang akan diikuti sesuai pilihan yang tersedia, seperti KKN Tematik maupun program yang terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)."Mahasiswa diwajibkan mengisi seluruh data yang diperlukan serta mengunggah dokumen persyaratan secara lengkap. Kelengkapan administrasi menjadi salah satu syarat penting agar proses verifikasi dapat berjalan lancar dan pendaftaran dapat diproses oleh panitia," jelas Rosbin.Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menunda proses pendaftaran hingga batas akhir. Selain memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi, peserta juga diminta untuk rutin memantau perkembangan status pendaftaran melalui aplikasi PALUWALA guna menghindari kendala administratif.“Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, serta pemecahan masalah di masyarakat,” ujarnya.Dengan dibukanya pendaftaran KKN Tahun 2026, UNG mengajak seluruh mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan untuk segera melakukan registrasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Partisipasi aktif mahasiswa dalam program KKN diharapkan dapat menghadirkan berbagai inovasi dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.Panduan Pendaftaran Mahasiswa KKN/MBKM dapat diakses melalui gambar berikut:

Dua Program Studi UNG Raih Akreditasi Unggul LAMDIK, Bukti Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas
02 Jul 2026
01:56 WITA

Dua Program Studi UNG Raih Akreditasi Unggul LAMDIK, Bukti Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencatatkan capaian strategis, dalam penguatan mutu pendidikan tinggi. Dua program studi, yakni Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Program Studi S1 Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).Predikat tertinggi tersebut menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, yang selama ini dibangun kedua program studi. Capaian itu diperoleh setelah melalui proses akreditasi yang komprehensif, mulai dari evaluasi dokumen, penilaian kinerja akademik, hingga asesmen lapangan oleh tim asesor LAMDIK.Hasil penilaian menunjukkan bahwa kedua program studi telah memenuhi standar tertinggi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia. Berbagai aspek menjadi indikator penilaian, di antaranya kualitas kurikulum berbasis capaian pembelajaran, kompetensi dosen, tata kelola program studi, produktivitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemitraan, hingga kualitas lulusan.Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras hingga mampu mengantarkan kedua program studi meraih Akreditasi Unggul. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan universitas.“Akreditasi Unggul merupakan pengakuan bahwa kualitas kedua prodi tersebut, telah sejajar dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Capaian ini adalah buah dari dedikasi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pihak yang terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UNG,” ujar Eduart.Ia menegaskan, pencapaian tersebut tidak boleh dipandang sebagai akhir dari sebuah proses. Sebaliknya, status Akreditasi Unggul menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi prodi untuk terus menjaga bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di masa mendatang.Menurut Eduart, mutu pendidikan tinggi harus terus berkembang mengikuti dinamika zaman, termasuk menjawab tantangan transformasi digital, penguatan riset dan inovasi, internasionalisasi, serta peningkatan relevansi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja dan pembangunan nasional.“Akreditasi Unggul bukan sekadar prestasi administratif. Ini adalah bukti nyata komitmen UNG dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing. Pengakuan ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menjaga konsistensi mutu, serta memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi UNG sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus menunjukkan peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan. Dengan semakin bertambahnya program studi berstatus Akreditasi Unggul, UNG optimistis mampu mencetak lulusan yang unggul, kompetitif, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, nasional, hingga tingkat global.

Lihat Semua Berita