Dosen Bergelar Doktor Bertambah, Dr. Dolot Alhasni Bakung Perkuat SDM Akademik Fakultas Hukum UNG

GORONTALO – Upaya untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, gencar dilakukan UNG. Kali ini, jumlah dosen bergelar doktor di Fakultas Hukum (FH) UNG kembali bertambah, setelah Dr. Dolot Alhasni Bakung, S.H., M.H., berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum di Universitas Sam Ratulangi, Manado.
Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen UNG dalam meningkatkan kualitas dosen melalui pengembangan kompetensi akademik yang berkelanjutan. Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Fakultas Hukum semakin memiliki kapasitas yang kuat dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik pada aspek pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Dekan Fakultas Hukum UNG, Dr. Weny Almoravid Dungga, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas keberhasilan yang diraih Dr. Dolot Alhasni Bakung. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi yang bersangkutan, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh sivitas akademika Fakultas Hukum.
"Bertambahnya dosen bergelar doktor merupakan bagian dari upaya fakultas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami berharap capaian ini semakin memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang menjadi tugas utama perguruan tinggi," ujar Weny.
Ia menambahkan, Fakultas Hukum terus mendorong para dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor sebagai bagian dari strategi penguatan mutu akademik. Dengan semakin banyaknya dosen berkualifikasi doktor, fakultas optimistis mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat akreditasi program studi.
Sementara itu, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyebut peningkatan jumlah dosen bergelar doktor merupakan indikator penting, dalam pembangunan kualitas perguruan tinggi yang berdaya saing. Keberhasilan meraih gelar doktor bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga menjadi investasi besar bagi UNG dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Fakultas Hukum, peningkatan kualitas riset, serta lahirnya inovasi hukum yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Eduart.
Eduart juga menegaskan bahwa UNG akan terus memberikan dukungan kepada para dosen, untuk meningkatkan kualifikasi akademik melalui studi lanjut. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi universitas dalam mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing internasional.
Bertambahnya dosen bergelar doktor di Fakultas Hukum diharapkan semakin memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pengembangan ilmu hukum yang unggul di kawasan Indonesia Timur. Selain meningkatkan kualitas proses pembelajaran, capaian ini juga akan berdampak pada peningkatan produktivitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta kontribusi akademisi UNG dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat. (**)





