Site Logo

Mahasiswa UNG Kembangkan Sistem Administrasi Desa Berbasis Digital di Tingkohubu Timur

Siaran PersPengabdian
Abdul Wahid Rauf
19 May 2026
09:22 WITA
135 dilihat
Mahasiswa UNG Kembangkan Sistem Administrasi Desa Berbasis Digital di Tingkohubu Timur

Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi SIAKDes (Sistem Informasi Administrasi dan Kependudukan Desa) yang dilaksanakan di Desa Tingkohubu Timur, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA tersebut menjadi bagian dari implementasi pengembangan sistem informasi desa berbasis digital guna mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang lebih efektif, terintegrasi, dan modern di lingkungan pemerintahan desa.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi administrasi desa yang sebelumnya masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan data kependudukan hingga proses pelayanan administrasi masyarakat. Sistem manual tersebut dinilai memiliki sejumlah kendala, seperti lambatnya proses pelayanan, potensi kesalahan pencatatan data, hingga kesulitan dalam pengelolaan dan pencarian arsip administrasi desa.

Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa menghadirkan solusi berupa aplikasi SIAKDes berbasis website yang dirancang untuk membantu perangkat desa dalam mengelola data kependudukan secara terintegrasi dalam satu sistem digital. Selain mendukung pengelolaan data, aplikasi ini juga memungkinkan masyarakat untuk melakukan pengajuan layanan administrasi secara daring sehingga proses pelayanan menjadi lebih praktis dan efisien.

Aplikasi SIAKDes yang diperkenalkan memiliki berbagai fitur utama, di antaranya pengelolaan data penduduk dan data keluarga, layanan surat administrasi, verifikasi data kependudukan, pengaduan masyarakat, pelacakan status layanan, hingga sistem notifikasi dan log aktivitas pengguna. Sistem ini juga mendukung pembagian hak akses berdasarkan peran pengguna, mulai dari Admin Desa, Kepala Dusun, Kepala Desa, hingga masyarakat umum.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pemaparan mengenai latar belakang pengembangan sistem serta pengenalan fitur-fitur utama aplikasi kepada perangkat desa dan peserta kegiatan. Selanjutnya, peserta diberikan demonstrasi penggunaan sistem dan pelatihan langsung terkait proses pengoperasian aplikasi, mulai dari login sistem, pengelolaan data penduduk, pengajuan layanan administrasi, hingga monitoring proses pelayanan desa.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Perangkat desa menyambut positif implementasi aplikasi SIAKDes karena dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta mempermudah pengelolaan data kependudukan secara lebih tertata dan terdokumentasi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi yang aplikatif dan berkelanjutan. Melalui implementasi aplikasi SIAKDes, diharapkan pelayanan administrasi di Desa Tingkohubu Timur dapat berjalan lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ikuti berita lainnya

Jelang Akhir Tahun, Kepala BKKU UNG Ingatkan Tendik Tuntaskan Target Kinerja
02 Nov 2026
00:45 WITA

Jelang Akhir Tahun, Kepala BKKU UNG Ingatkan Tendik Tuntaskan Target Kinerja

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Menjelang berakhirnya tahun kerja 2026, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus mendorong optimalisasi kinerja seluruh tenaga kependidikan (tendik) dalam menuntaskan berbagai program dan tanggung jawab di masing-masing unit kerja.Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum (BKKU) UNG, Arief Rachman Hakim Abdul, S.Pd., M.Pd., mengingatkan jajaran tendik, untuk semakin meningkatkan produktivitas dan memastikan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.Menurut Arief, penghujung tahun menjadi momentum penting bagi seluruh pegawai untuk mengevaluasi capaian pekerjaan, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai agenda yang masih berjalan. Hal ini diperlukan agar seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat dituntaskan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.“Peningkatan kinerja tidak hanya berkaitan dengan kecepatan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga kualitas pelaksanaan tugas, kedisiplinan, serta tanggung jawab setiap pegawai dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan layanan universitas,” ujar Arief.Untuk mewujudkan hal tersebut, Arief mengimbau seluruh tendik agar terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan unit kerja masing-masing maupun antar unit di tingkat universitas.“Koordinasi yang efektif menjadi kunci dalam mengatasi berbagai kendala pekerjaan, menyelaraskan pelaksanaan program, serta memastikan setiap tugas dapat diselesaikan secara optimal tanpa mengabaikan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” terangnya.Arief juga mengingatkan agar seluruh pegawai tetap menjaga semangat kerja, serta tidak menunda penyelesaian tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Dengan waktu kerja yang semakin mendekati akhir tahun, setiap unit diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan program melalui kerja sama dan pembagian tugas yang terarah.Melalui penguatan kinerja dan sinergi antarseluruh tenaga kependidikan, Arief berharap berbagai program kerja tahun 2026 dapat diselesaikan dengan hasil yang maksimal. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan dan pelaksanaan program universitas pada tahun berikutnya. (**)

Perkuat Kiprah Internasional, Akademisi UNG Ikuti Simposium Perikanan Berkelanjutan dan Blue Transformation di Tiongkok
02 Nov 2026
00:34 WITA

Perkuat Kiprah Internasional, Akademisi UNG Ikuti Simposium Perikanan Berkelanjutan dan Blue Transformation di Tiongkok

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Kiprah akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di kancah internasional terus menunjukkan perkembangan positif. Kali ini, dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Dr. Arfiani Rizki Paramata, S.Pi., M.Si., turut ambil bagian dalam International Symposium on Sustainable Fisheries and Aquaculture and Blue Transformation yang berlangsung dalam rangkaian China Fisheries and Seafood Expo 2026 di Qingdao, Tiongkok.Kegiatan internasional yang berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 di Qingdao Hongdao International Convention and Exhibition Center tersebut menjadi ajang pertemuan akademisi, peneliti, praktisi, serta pelaku industri perikanan dari berbagai negara untuk membahas inovasi dan masa depan sektor perikanan dan akuakultur yang berkelanjutan.Keikutsertaan Arfiani dalam forum internasional tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas wawasan keilmuan sekaligus memperkuat jejaring akademik global, khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam simposium tersebut adalah konsep Blue Transformation atau transformasi biru, sebuah pendekatan yang mendorong pengembangan sektor perikanan dan akuakultur melalui inovasi teknologi, peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, serta pengelolaan sumber daya perairan yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.Menurut Arfiani, transformasi biru menjadi salah satu pendekatan penting dalam menjawab tantangan pembangunan perikanan global. Konsep tersebut menekankan bahwa peningkatan produksi hasil perikanan perlu berjalan beriringan dengan perlindungan ekosistem serta pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab.“Melalui pendekatan ini, sektor perikanan diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, dan mendukung keberlanjutan sumber daya perairan bagi generasi mendatang,” ujarnya.Selain mengikuti simposium, kehadiran Arfiani dalam rangkaian China Fisheries and Seafood Expo juga memberikan kesempatan untuk mengenal berbagai perkembangan industri perikanan dunia. Mulai dari inovasi teknologi budidaya, pengolahan hasil perikanan, pengemasan produk, pengendalian mutu, hingga perkembangan perdagangan produk perikanan di pasar internasional.Berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari forum tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan dan penelitian di lingkungan FKTP UNG. Khususnya dalam memperkaya pembelajaran mahasiswa, mendorong inovasi penelitian, serta memperluas perspektif akademik mengenai pengelolaan potensi kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.“Partisipasi dalam forum internasional ini juga menjadi peluang bagi akademisi UNG untuk membangun komunikasi, dan membuka kesempatan kolaborasi dengan akademisi maupun praktisi dari berbagai negara,” terangnya.Melalui keikutsertaan dosen pada forum ilmiah berskala internasional, Universitas Negeri Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing akademisi, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.Kehadiran Arfiani di Tiongkok diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperluas peran FKTP UNG sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendukung inovasi, keberlanjutan lingkungan, dan transformasi sektor kelautan dan perikanan di tingkat nasional maupun global.

Kolaborasi Reels Kampus Berdampak 2026
30 Oct 2026
10:43 WITA

Kolaborasi Reels Kampus Berdampak 2026

Abdul Wahid Rauf

Dalam rangka penyelenggaraan Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2026 yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan akan dilaksanakan pada 11–13 November 2026 di Universitas Airlangga, Surabaya, kami mengajak seluruh Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia untuk turut menyemarakkan rangkaian kegiatan KPPTI 2026 melalui publikasi cerita keberdampakan perguruan tinggi.KPPTI 2026 mengusung semangat transformasi pendidikan tinggi menuju keberdampakan, dengan menempatkan perguruan tinggi sebagai pusat lahirnya talenta, riset, teknologi, inovasi, dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat tersebut diharapkan tidak hanya hadir dalam rangkaian konferensi, tetapi juga terbangun melalui cerita-cerita nyata mengenai kontribusi perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengharapkan partisipasi Bapak/Ibu untuk menyiapkan konten Instagram Reels bertema “Kampus Berdampak” yang menampilkan salah satu praktik baik, program, inovasi, atau inisiatif unggulan dari perguruan tinggi masing-masing yang telah memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat.Konten dapat mengangkat berbagai bentuk keberdampakan perguruan tinggi, antara lain melalui pendidikan dan pembelajaran, riset dan inovasi, pemanfaatan teknologi, pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan ekonomi dan sosial, penguatan kearifan lokal, maupun bentuk kontribusi lain yang relevan. Penyajian konten diharapkan menonjolkan permasalahan atau kebutuhan yang dijawab, inisiatif yang dilakukan oleh perguruan tinggi, serta dampak nyata yang telah dihasilkan.Informasi Selengkapnya Dapat Dilihat Melalui Tautan Berikut

Lihat Semua Berita