Kemah Bakti Peternakan UNG Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pengabdian untuk Masyarakat

Program Studi Peternakan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan pelestarian lingkungan melalui penyelenggaraan Kemah Bakti Peternakan (KBP) 2026. Kegiatan tahunan yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 ini dipusatkan di UPTD Balai Perbibitan Ternak Wonggahu, Provinsi Gorontalo, dengan melibatkan berbagai mitra strategis dari unsur pemerintah, organisasi profesi, hingga sektor kesehatan.
Kemah Bakti Peternakan menjadi wadah kolaborasi antara Program Studi Peternakan UNG bersama UPTD Balai Perbibitan Ternak Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Gorontalo, serta Puskesmas Wonggahu di bawah Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo. Sinergi tersebut dihadirkan untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua Panitia Kemah Bakti Peternakan, Dr. Muhammad Sayuti, M., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran di luar kelas yang mampu menghubungkan teori dengan praktik lapangan.
"Kemah Bakti Peternakan bukan sekadar kegiatan tahunan mahasiswa, tetapi menjadi media pembelajaran yang mengajarkan kepedulian sosial, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di sektor peternakan," ungkap Sayuti.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo, Ir. Ramdan Pade. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif Universitas Negeri Gorontalo yang terus menghadirkan program kolaboratif dalam mendukung pengembangan sektor peternakan di daerah.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi modal penting dalam menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat pembangunan peternakan yang berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang memadukan aspek akademik, sosial, kesehatan, dan lingkungan. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah penanaman pohon di kawasan UPTD Balai Perbibitan Ternak sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mendukung kawasan peternakan yang hijau dan berkelanjutan.





