Expo Technopreneurship 2026 FIP UNG, Mahasiswa Tampilkan Inovasi Bisnis Menuju Entrepreneur Masa Depan

GORONTALO - Semangat kewirausahaan berbasis inovasi dan teknologi ditunjukkan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNG, melalui penyelenggaraan Expo Technopreneurship 2026 bertema “Smart Entrepreneur: Mendobrak Batas, Menciptakan Peluang Bisnis Masa Depan.” Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan berbagai produk kreatif sekaligus mengasah kemampuan berwirausaha sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Expo yang digelar pada Jumat (8/5) di Aula Masjid Sabilurrasyad UNG tersebut merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Technopreneurship yang diampu oleh Nurul Maulida, M.Pd., Salim Karompot, M.Pd., dan Nurfadlia, M.Pd., dengan Prof. Dr. Sitti Roskina Mas, M.Pd. sebagai ketua tim pengajar. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling serta Manajemen Pendidikan.
Selama kegiatan berlangsung, sembilan stand mahasiswa memamerkan beragam produk hasil pengembangan ide bisnis berbasis teknologi dan kreativitas. Produk yang ditampilkan meliputi aneka makanan dan minuman, kerajinan tangan, hingga berbagai produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan potensi untuk dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan.
Dekan FIP UNG, Prof. Dr. Arwildayanto, M.Pd., yang secara resmi membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas antusiasme dan kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan karya nyata melalui Expo Technopreneurship.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk mampu menciptakan solusi dan peluang usaha melalui inovasi.
"Expo ini bukan sekadar pemenuhan tugas perkuliahan, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun jiwa kewirausahaan mahasiswa. Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, mahasiswa harus memiliki keberanian untuk menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan," ujar Arwildayanto.
Ia menambahkan, FIP UNG berkomitmen mendukung pengembangan potensi kewirausahaan mahasiswa melalui berbagai program pembinaan, pendanaan, serta fasilitasi pengembangan usaha mahasiswa. Menurutnya, produk-produk yang dipamerkan memiliki potensi untuk terus dikembangkan sehingga mampu memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi mahasiswa tetapi juga bagi masyarakat.
"Kami berharap produk-produk yang dipamerkan hari ini tidak berhenti pada kegiatan expo semata. Teruslah dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan, mampu membuka lapangan kerja, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Mata Kuliah Technopreneurship, Prof. Dr. Sitti Roskina Mas, M.Pd., menjelaskan bahwa Expo Technopreneurship merupakan puncak dari proses pembelajaran selama satu semester. Selama mengikuti perkuliahan, mahasiswa tidak hanya dibekali konsep kewirausahaan, tetapi juga dilatih menjalankan proses bisnis secara nyata, mulai dari menggagas ide, mengembangkan produk, melakukan evaluasi, hingga menguji respons pasar.
"Expo ini adalah panggung pembuktian bahwa sebuah ide dapat bertransformasi menjadi produk nyata yang memiliki nilai ekonomi. Kami ingin mahasiswa merasakan pengalaman membangun sebuah usaha sejak masih berada di bangku kuliah, sehingga mereka memiliki keberanian, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika dunia usaha," jelas Roskina.
Menurutnya, pembelajaran technopreneurship dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa inovatif dan kemandirian ekonomi. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.





