Webinar Nasional Farmasi FOK UNG Kupas Obat dan Racun dalam Perspektif Farmakologi Forensik

GORONTALO - Program Studi Farmasi Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo, melaksanakan Webinar Nasional pada 20 Mei 2026 dengan tema “Dose, Effect, and Evidence: Mengungkap Kasus Obat dan Racun dalam Farmakologi Forensik.” Kegiatan ini menjadi wadah edukatif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa farmasi maupun masyarakat umum mengenai pentingnya peran farmasi dalam bidang forensik dan penanganan kegawatdaruratan medis.
Webinar nasional ini dirancang untuk memperluas wawasan peserta mengenai hubungan antara dosis obat, efek farmakologis, serta bukti ilmiah yang digunakan dalam pengungkapan kasus obat dan racun. Topik ini dinilai sangat relevan karena farmakologi forensik menjadi salah satu bidang yang membutuhkan pemahaman ilmiah, ketelitian analisis, dan kemampuan profesional dalam mengaitkan zat, efek, serta bukti yang muncul dalam suatu kasus.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kompetensi tenaga kefarmasian dalam melakukan identifikasi zat berbahaya, analisis toksikologi, serta penanganan kasus toxic emergency secara profesional dan ilmiah. Dengan demikian, webinar ini tidak hanya memperkuat pengetahuan teoretis, tetapi juga memperluas perspektif peserta mengenai kontribusi farmasi dalam dunia kesehatan, keselamatan pasien, dan investigasi medis.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya, yaitu apt. Kevin Ben Laurence, RPh., Ph., BCMTMS., MPharm., CHerbs., CMT selaku Founder and CEO SingMed Clinic, serta apt. Andi Isna Arifandi, S.Si. selaku Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Gorontalo. Kehadiran kedua narasumber memberikan nilai tambah yang besar bagi peserta karena materi yang disampaikan tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memperkaya pemahaman dengan perspektif praktik dan pengalaman profesional.





