Ukur Kompetensi Secara Berkala, FK UNG Gelar Progress Test bagi Ratusan Mahasiswa Kedokteran

GORONTALO – Menjaga standar kualitas pendidikan kedokteran tetap unggul dan relevan dengan tantangan nasional, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) kembali menggelar Progress Test bagi para mahasiswanya. Sebanyak 235 mahasiswa dari program studi Sarjana dan Profesi Dokter mengikuti ujian yang berlangsung pada 4, 5, dan 13 April 2026 di Laboratorium Computer-Based Test (CBT) FK UNG.
Progress test ini bukan sekadar ujian akhir semester biasa. Ini adalah instrumen evaluasi berkelanjutan yang dirancang untuk memetakan pertumbuhan pengetahuan dan kemampuan penalaran klinis mahasiswa secara longitudinal, dari awal masa pendidikan hingga mereka siap terjun ke dunia profesi.
Wakil Dekan Bidang Akademik FK UNG, Zuhriana K. Yusuf, menjelaskan bahwa ujian ini dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Tujuannya sangat jelas: memantau perkembangan capaian kompetensi mahasiswa secara konsisten.
"Progress test adalah instrumen evaluasi untuk mengukur perkembangan pengetahuan dan kemampuan penalaran klinis secara berkelanjutan. Hasilnya menjadi alat ukur penting, baik bagi mahasiswa untuk mengetahui kekuatan dan kelemahannya, maupun bagi institusi untuk mengevaluasi dan memperbaiki strategi pembelajaran," ujar Zuhriana.
Bagi mahasiswa kedokteran, Progress Test memiliki nilai strategis sebagai "latihan tempur" sebelum menghadapi Uji Kompetensi Nasional (UKNI). Dengan dibiasakan mengerjakan soal-soal berstandar nasional, mahasiswa diharapkan dapat lebih tenang, siap, dan percaya diri saat menghadapi ujian penentu kelulusan profesi dokter nantinya.
Selain aspek teknis, sebelum ujian dimulai, seluruh peserta diwajibkan mengikuti briefing guna memastikan kesiapan mental dan akademis. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya FK UNG dalam membiasakan mahasiswa dengan atmosfer ujian yang profesional dan terukur.





