Ubah Limbah Jadi Rupiah, Mahasiswa UNG Sulap Botol Plastik Jadi Pot Cantik Bernilai Ekonomis untuk Masyarakat

Sampah plastik yang biasanya berakhir di tempat pembuangan, kini tampil menawan di tangan warga Desa Luwoo. Pada Jumat (19/12), mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menggelar pelatihan kreatif pembuatan pot bunga dari botol plastik bekas sebagai solusi cerdas menangani limbah rumah tangga. Kegiatan ini bukan sekadar urusan prakarya, melainkan misi penyelamatan lingkungan melalui gerakan ekonomi kreatif berbasis keluarga.
Pelatihan dimulai dengan edukasi mengenai ancaman limbah plastik yang sulit terurai jika dibiarkan menumpuk. Sebagai solusinya, mahasiswa memandu para peserta—yang didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga—untuk mempraktikkan langkah demi langkah mengubah botol plastik menjadi pot bunga yang fungsional dan bernilai estetika.
"Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan tidak selalu sulit. Dengan sedikit kreativitas, botol plastik yang tadinya tidak berharga bisa berubah menjadi wadah tanaman yang mempercantik halaman rumah, sekaligus menghemat pengeluaran untuk membeli pot," ungkap salah satu tim mahasiswa pemandu pelatihan.
Di sela-sela memotong dan menghias botol, mahasiswa juga mengedukasi warga tentang konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Warga diajak untuk Mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai, Menggunakan kembali barang-barang yang masih layak, serta Mendaur ulang sampah menjadi produk bermanfaat seperti pot bunga tersebut. Pendekatan kreatif ini membuat warga lebih antusias memahami manajemen sampah karena hasilnya bisa langsung terlihat dan bermanfaat untuk memperindah hunian mereka.



