Transformasi Pengalaman Klinis Jadi Karya Ilmiah, FK UNG Gelar Workshop "Clinical Case Report"

GORONTALO – Memahami tuntutan dunia kedokteran modern yang menuntut kebaruan data, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) mengambil langkah progresif. Pada Minggu (12/4/2026), FK UNG menyelenggarakan workshop intensif penulisan jurnal ilmiah bertajuk “Clinical Case Report” di Ruang Lantai III kampus setempat.
Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa bagi mahasiswa program Sarjana dan Profesi Dokter, melainkan sebuah strategi untuk memperkuat kompetensi akademik berbasis evidence-based medicine agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Untuk memastikan kualitas penulisan mahasiswa, FK UNG menghadirkan narasumber kaliber nasional, dr. Muchtar Nora Ismail Siregar, Sp.JP., FIHA. Sebagai seorang penulis sekaligus reviewer di berbagai jurnal ilmiah bereputasi internasional, ia memberikan pandangan segar mengenai arti penting sebuah laporan kasus.
"Case report bukan sekadar laporan kasus biasa. Ini adalah kontribusi vital dalam literatur medis untuk mengungkap kasus langka, manifestasi klinis yang tidak lazim, hingga respons terapi yang tidak terduga. Nilai edukatif di dalamnya adalah kunci utama agar sebuah karya layak dipublikasikan," jelas dr. Muchtar di hadapan para mahasiswa.
Salah satu hal yang menarik dari kegiatan ini adalah integrasinya dengan Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Literasi Digital. Melalui pendekatan Project-Based Learning (PjBL), mahasiswa tidak lagi ditemui dengan soal-soal teori konvensional, melainkan ditantang untuk langsung menyusun karya ilmiah berbasis kasus klinis.
Dosen pengampu mata kuliah Literasi Digital, di antaranya dr. Sri Manovita Pateda, M.Kes., Ph.D., dr. Abdi Dzul Ikram Hasanuddin, M.Biomed., dr. Pascal Adventra Tandiabang, M.Biomed., dan Jesica Mulyadi, M.Keb., hadir mendampingi langsung. Kehadiran mereka menegaskan komitmen institusi dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, di mana setiap mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi syarat ujian, tetapi juga potensial untuk dipublikasikan.
Wakil Dekan Bidang Akademik FK UNG, Zuhriana K. Yusuf, menyatakan bahwa workshop ini adalah langkah nyata fakultas untuk mendorong budaya literasi dan publikasi di kalangan mahasiswa.
"Ini adalah bagian dari strategi kami menjawab tuntutan global di bidang pendidikan kedokteran. Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara klinis, tetapi juga mampu mentransformasikan pengalaman klinis tersebut menjadi karya tulis ilmiah yang terstruktur, berkualitas, dan memiliki dampak luas," ujar Zuhriana.
Dengan langkah ini, FK UNG sekali lagi menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang adaptif. Melalui integrasi antara praktek klinis dan penulisan ilmiah, FK UNG mencetak calon dokter yang tidak hanya piawai mengobati, tetapi juga produktif dalam mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan dunia medis Indonesia.





