Tingkatkan Kualitas Akademik, UNG Gelar Pelatihan Pembelajaran Transformatif

GORONTALO - Universitas Negeri Gorontalo melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) melaksanakan Pelatihan Pembelajaran Transformatif bagi Dosen UNG, Kamis (8/6). Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, dan Gugus Penjaminan Mutu Program Studi dari seluruh fakultas di lingkungan UNG.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, ME. Dalam sambutannya, Amir menegaskan 6 arah strategis yang penting dalam transformasi pembelajaran. Point-point tersebut meliputi perlunya penyesuaian cepat terhadap perubahan, kurikulum berorientasi hasil dengan mahasiswa sebagai learning center.
“Selain itu kesiapan menghadapi transisi tahun depan, serta yang terpenting yakni sistem terstruktur dibanding ketergantungan pada individu, serta peran aktif UNG dalam SDGs 1, 4, dan 17,” terangnya.
Kepala LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut pendampingan kurikulum, menuju akreditasi nasional unggul di lingkungan Program Studi UNG Tahun 2026.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret kita untuk menjawab tantangan besar pendidikan tinggi hari in, yakni bagaimana melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, adaptif, berkarakter, dan siap menjawab kebutuhan industri 5.0 serta SDGs 2030,” tegas Prof. Elya.
Ia menambahkan, prinsip-prinsip pembelajaran transformatif selaras dengan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional melalui pencanangan Program Kampus Berdampak oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kampus berdampak mentransformasi perguruan tinggi agar tidak hanya fokus pada menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Selama pelatihan, peserta dibekali materi prinsip pembelajaran transformatif, penyusunan CPL-CPMK, metode pembelajaran aktif seperti project based learning dan case method, serta desain asesmen autentik. Peserta juga praktik langsung menyusun RPS transformatif yang siap diimplementasikan dan diverifikasi saat asesmen lapangan akreditasi.
Dengan semangat kolaborasi, UNG optimis pelatihan ini akan melahirkan ekosistem pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa, berdampak pada masyarakat, dan menjadikan UNG sebagai kampus yang berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.





