Tingkatkan Daya Saing Riset Nasional, UNG Ajak Peneliti Ikuti Program Diaspora Berdampak

Dalam upaya memperkuat posisi Universitas Negeri Gorontalo di kancah riset internasional, para dosen dan peneliti kini mendapatkan peluang strategis melalui Program Diaspora Berdampak Tahun 2026. Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Berdasarkan surat pemberitahuan dari LPPM UNG Nomor 0511/UN47.D1/PT.01.00/2026, program ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antara peneliti dalam negeri dengan diaspora Indonesia di luar negeri. Fokus utamanya adalah menghasilkan inovasi, publikasi pada jurnal bereputasi, serta solusi nyata bagi permasalahan strategis nasional, termasuk di bidang kelautan dan perikanan. Diharapkan seluruh sivitas akademika, khususnya para dosen yang memiliki minat pada pengembangan inovasi, untuk memanfaatkan momentum ini guna memperluas jejaring global.
Ketentuan Pendaftaran:
Bagi dosen yang ingin mengajukan proposal, berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan: Masa Pendaftaran: Telah dibuka mulai 21 April hingga 30 September 2026 Pukul 23:32 WIB. Mekanisme: Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi: https://risbang.kemdiktisaintek.go.id/talenta.
Persyaratan Wajib: Proposal yang diajukan wajib melibatkan mitra diaspora sesuai dengan ketentuan program.
Target Luaran: Program ini menargetkan luaran berupa dokumen kerja sama (Implementation Arrangement), draf publikasi bersama (joint authorship), peta jalan riset (roadmap), hingga draf usulan hibah internasional.
Kepala LPPM UNG, Prof. Lanto Ningrayati Amali, S.Kom., M.Kom., Ph.D, menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk meningkatkan daya saing riset nasional. Partisipasi dosen FKTP dalam program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah fakultas, tetapi juga memberikan solusi bagi tantangan sektor perikanan dan kelautan Indonesia melalui perspektif global.





