Sinergi Dosen dan Mahasiswa, Buku "Gelombang Kehidupan" Potret Transformasi Masyarakat Pesisir Indonesia

GORONTALO – Pesisir dan pulau-pulau kecil bukan sekadar batas daratan dan lautan, melainkan ruang dinamis yang terus mengalami perubahan sosial dan budaya. Fenomena inilah yang berhasil diabadikan dalam buku referensi terbaru berjudul “Gelombang Kehidupan: Transformasi Sosial dan Adaptasi Budaya Masyarakat Pesisir dan Pulau Kecil.”
Buku ini menjadi bukti nyata produktivitas akademik yang lahir dari kolaborasi erat antara dosen dan mahasiswa, sebuah sinergi yang kini tengah didorong untuk menjadi budaya riset unggulan di perguruan tinggi.
Dieditori oleh Veggy Arman dan Femy Mahmud Sahami, buku ini menghimpun beragam pemikiran mengenai bagaimana masyarakat pesisir bertahan dan beradaptasi. Melalui narasi ilmiah yang mendalam, pembaca diajak menyelami fenomena transformasi sosial yang dipicu oleh perkembangan teknologi, ekonomi, hingga perubahan lingkungan global yang kian menantang.
Kehadiran buku ini mengisi kekosongan literatur mengenai dinamika pulau-pulau kecil di Indonesia, menjadikannya rujukan penting bagi peneliti, pengambil kebijakan, hingga mahasiswa yang mendalami kajian sosial-budaya maritim.
Keistimewaan buku ini terletak pada deretan penulisnya. Mahasiswa tidak lagi hanya menjadi konsumen ilmu, tetapi tampil sebagai kontributor aktif yang membedah isu-isu krusial. Para kontributor yang terlibat dalam karya kolektif ini yakni Farida Syahputtri, Jey Sonya Sumigar, Rahmat Langka, Dian Pakaya, Syahrani U Suci, Afriyanto Ismail G. Daud, Nadin, Moh Zulfikran Pure, Zulfikar Manopo, Yulius Sare, Moh Fatihul I. Kasim, dan Dino Prayoga Lajuru.
Selain sebagai sumber referensi akademik, penerbitan buku ini merupakan manifestasi dari semangat kolaborasi lintas generasi. Sinergi ini membuktikan bahwa bimbingan dosen yang tepat, dipadukan dengan semangat riset mahasiswa, mampu menghasilkan karya berkualitas yang bermanfaat luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Dengan terbitnya “Gelombang Kehidupan”, diharapkan muncul lebih banyak karya kolaboratif serupa yang mampu memotret kekayaan dan tantangan hidup masyarakat pesisir Indonesia dari sudut pandang yang segar dan komprehensif.





