Sinergi Akademisi-Bank Indonesia, Akademisi FEB Bawa Gagasan Ekonomi ke Forum Nasional di Palembang

PALEMBANG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis otoritas moneter nasional. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif Dr. Herwin Mopangga, S.E., M.Si., dosen Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNG, dalam forum Focus Group Discussion (FGD) tingkat nasional yang digelar oleh Departemen Komunikasi Bank Indonesia.
Kegiatan yang mempertemukan para pakar, akademisi, dan peneliti terpilih dari berbagai lembaga riset se-Indonesia ini berlangsung intensif selama dua hari, 31 Maret hingga 1 April 2026, di Palembang, Sumatera Selatan.
FGD ini dirancang sebagai wadah krusial untuk memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dengan kalangan akademisi. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah dan BI memiliki landasan riset ilmiah yang kuat (evidence-based policy).
Dalam forum tersebut, Dr. Herwin Mopangga berkontribusi memberikan pandangan strategis terkait perkembangan ekonomi terkini. Salah satu poin penting yang dibahas adalah peran krusial komunikasi kebijakan—bagaimana cara otoritas menyampaikan arah ekonomi ke publik guna menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan masyarakat.
Partisipasi Dr. Herwin dalam agenda ini bukan sekadar menghadiri pertemuan, melainkan membawa misi besar almamater untuk memberikan sumbangsih pemikiran pada isu-isu strategis nasional.
"Keikutsertaan ini adalah wujud komitmen FEB UNG dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui kajian ilmiah. Kami ingin memastikan bahwa jejaring antara perguruan tinggi dan institusi negara seperti Bank Indonesia terus terjalin erat demi kebijakan yang lebih tepat sasaran," ungkap perwakilan institusi tersebut.
Bagi FEB UNG, keterlibatan dosen dalam forum elit bersama Bank Indonesia ini menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya manusia dan hasil riset dari Gorontalo diakui di tingkat nasional. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam merumuskan strategi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan ke depannya akan tercipta lebih banyak kajian bersama yang mampu menjawab tantangan ekonomi global, sekaligus meningkatkan reputasi UNG sebagai pusat unggulan riset ekonomi di Indonesia Timur.





