Siaga Selamatkan Nyawa, Mahasiswa Profesi Ners UNG Asah Skill Kegawatdaruratan Lewat Pelatihan BTCLS

GORONTALO – Kecepatan dan ketepatan adalah kunci utama dalam menghadapi situasi hidup dan mati di instalasi gawat darurat. Menyadari hal tersebut, Program Pendidikan Profesi Ners Jurusan Keperawatan, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), resmi menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang dibuka pada Senin (9/3/2026).
Pelatihan yang menjadi "menu wajib" bagi calon perawat profesional ini dibuka secara resmi oleh Ketua Health Training Center UNG, Ns. Dewi Suryaningsi Hiola, M.Kep. Dalam dunia medis, penanganan trauma dan henti jantung memerlukan kesiapsiagaan tinggi. Ns. Dewi menekankan bahwa BTCLS bukan sekadar pelatihan tambahan, melainkan pondasi strategis yang membentuk karakter perawat yang sigap dan kompeten.
“Di dunia pelayanan kesehatan, kemampuan melakukan penanganan trauma dan henti jantung secara cepat dan tepat merupakan kebutuhan mendasar. Pelatihan ini dirancang agar setiap lulusan Ners UNG memiliki kompetensi kegawatdaruratan yang mumpuni sebelum terjun langsung ke masyarakat,” tegas Ns. Dewi dalam sambutannya.
Pelatihan ini mencakup berbagai materi krusial, mulai dari pengetahuan teoretis hingga simulasi keterampilan tindakan medis dasar. Peserta dibekali cara memberikan pertolongan pertama yang terukur dalam menghadapi kasus kecelakaan (trauma) maupun gangguan jantung mendadak, sesuai dengan standar layanan kesehatan modern.
"Meskipun pembukaan dilakukan secara daring, antusiasme peserta tetap tinggi. Hal ini mencerminkan keseriusan mahasiswa dalam menyerap ilmu yang akan menjadi modal utama mereka saat menghadapi tantangan nyata di rumah sakit maupun pusat layanan kesehatan lainnya," ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd. Ia memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan pelatihan ini sebagai langkah konkret universitas dalam menjaga mutu lulusan.
Menurut Dr. Hartono, pelatihan BTCLS adalah wujud nyata komitmen fakultas untuk memastikan mahasiswa profesi memiliki daya saing kuat. Dengan sertifikasi dan keterampilan BTCLS, lulusan UNG diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga menjadi garda terdepan yang handal dalam menyelamatkan nyawa masyarakat.





