Sentuhan Digital di Pesisir Tomini, Dosen UNG Latih Guru MTsS Nurul Bahri Taklukkan Canva

GORONTALO – Guru-guru di wilayah pesisir Teluk Tomini kini punya cara baru untuk membuat suasana kelas lebih "hidup". Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis kawasan, tim dosen dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), sukses menggelar pelatihan bertajuk “Pelatihan Penggunaan Canva untuk Media Pembelajaran Interaktif.”
Kegiatan yang dilaksanakan di MTsS Nurul Bahri Gorontalo ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kreativitas tenaga pendidik agar tetap relevan di tengah gempuran era digital.
Tim dosen yang terdiri dari Puspita Dian Agustin, Ellyana Hinta, dan Herson Kadir membawa misi penting: memangkas jarak antara teknologi dan pendidikan di sekolah. Dalam pelatihan ini, Canva tidak hanya diperkenalkan sebagai alat desain biasa, melainkan sebagai "senjata" kreatif bagi guru untuk menyusun media ajar yang interaktif.
Para guru diajak menyelami fitur-fitur Canva secara mendalam. Materi yang diberikan tidak sekadar teori di atas kertas; peserta langsung terjun melakukan praktik pembuatan media ajar yang estetik dan mudah dipahami oleh siswa.
Agar ilmu yang diberikan benar-benar melekat, tim pengabdian menerapkan metode yang komprehensif mulai dari pelatihan, pendampingan intensif, hingga evaluasi. Pendekatan ini memastikan setiap guru tidak hanya tahu "cara klik", tetapi juga paham "cara menyampaikan" materi secara visual.
Hasilnya pun sangat memuaskan. Berdasarkan analisis angket, sebanyak 72 persen peserta menyatakan sangat puas dengan pelatihan ini. Para guru mengaku kini jauh lebih percaya diri dalam merancang bahan ajar yang menarik dan tidak membosankan.
Bagi UNG, kegiatan ini adalah bagian dari komitmen besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di kawasan pesisir. Lingkungan belajar yang adaptif dan menyenangkan diharapkan dapat tumbuh di sekolah-sekolah yang berada di garis pantai Tomini.
“Kami berharap inovasi ini terus berlanjut. Dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal, proses belajar di kelas akan terasa lebih segar, kreatif, dan tentunya efektif bagi perkembangan siswa,” ujar perwakilan tim pengabdian. Dengan bekal keterampilan baru ini, guru-guru MTsS Nurul Bahri kini siap menghadirkan wajah baru pendidikan yang lebih ceria dan modern bagi para siswanya.





