Rayakan Dies Natalis Ke-7, FK UNG Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pendidikan Kedokteran

Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan kedokteran nasional melalui berbagai capaian akademik, inovasi kelembagaan, serta pengembangan pendidikan dokter spesialis. Komitmen tersebut disampaikan dalam puncak peringatan Dies Natalis ke-7 FK UNG yang dirangkaikan dengan penutupan Piala Cardia, Sabtu (13/6/2026), di Lantai II Fakultas Kedokteran UNG.
Dalam sambutannya, Dekan FK UNG Dr. dr. Cecy Rahma Karim, M.Kes., menegaskan bahwa meskipun baru berusia tujuh tahun, FK UNG telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia.
Menurutnya, FK UNG berhasil mencatatkan capaian hat-trick kelulusan 100 persen pada Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter (UKNPPD), sebuah prestasi yang menjadi indikator keberhasilan sistem pendidikan, pembinaan akademik, dan pendampingan mahasiswa yang dijalankan fakultas.
“Di usia yang relatif muda, FK UNG telah membuktikan bahwa kualitas dapat dibangun melalui kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh sivitas akademika. Prestasi yang diraih bukan sekadar kebanggaan institusi, tetapi juga kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan kedokteran nasional,” ujar Cecy.
Ia juga mengungkapkan bahwa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pendidikan kedokteran di Indonesia, FK UNG mampu mempertahankan kualitas pembelajaran dan pembinaan mahasiswa. Bahkan, ketika sejumlah fakultas kedokteran di Indonesia harus mengambil kebijakan akademik yang berat terhadap mahasiswanya, FK UNG tetap menunjukkan performa akademik yang positif dan konsisten.
Selain berhasil meraih Akreditasi Unggul sebagai salah satu fakultas kedokteran termuda di Indonesia yang memperoleh predikat tersebut, FK UNG juga terus memperkuat kontribusinya terhadap pemenuhan kebutuhan dokter spesialis nasional melalui pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Saat ini, FK UNG telah membuka sejumlah program spesialis strategis, di antaranya Kardiologi, Bedah, Obstetri dan Ginekologi, serta Neurologi.
Menurut Cecy, pengembangan pendidikan dokter spesialis menjadi bagian dari upaya mendukung agenda nasional dalam pemerataan dan peningkatan layanan kesehatan di berbagai daerah, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Kita harus terus menjaga kualitas dengan berkarya dan berinovasi. Tantangan dunia kesehatan semakin kompleks sehingga perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Melalui momentum Dies Natalis ke-7, FK UNG menegaskan tekadnya untuk terus menjadi pusat pendidikan kedokteran yang unggul, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang dibutuhkan Indonesia menuju sistem kesehatan yang lebih kuat dan merata.





