Site Logo

Panggung Kreativitas Dimulai, Ratusan Seniman Kampus UNG Unjuk Gigi di Peksimitas 2026

Siaran PersKemahasiswaan
Abdul Wahid Rauf
18 May 2026
17:33 WITA
279 dilihat
Panggung Kreativitas Dimulai, Ratusan Seniman Kampus UNG Unjuk Gigi di Peksimitas 2026

GORONTALO – Kampus "Kerakyatan" Universitas Negeri Gorontalo resmi menabuh genderang kompetisi bergengsi antar fakultas, melalui pelaksanaan kompetisi Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Universitas (Peksimitas) 2026.

Ajang yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari 11 fakultas dan program vokasi ini dirancang khusus untuk menyaring mahakarya dan kemampuan seni terbaik mahasiswa, sekaligus menjadi gerbang awal menuju panggung seni tertinggi di level nasional.

Kompetisi yang berlangsung ketat selama dua hari ini diikuti oleh sebanyak 237 peserta. Mereka akan saling beradu bakat, estetika, dan kreativitas yang tersebar di 14 tangkai lomba seni yang berbeda, mulai dari seni suara, seni pertunjukan, hingga seni rupa dan sastra.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E., mengungkapkan bahwa Peksimitas bukan sekadar panggung hiburan, melainkan wadah pembinaan serius untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa.

"Kompetisi ini adalah kesempatan emas untuk menjaring mahasiswa terbaik. Kami berharap seluruh perwakilan fakultas tampil habis-habisan dan bersungguh-sungguh, karena pemenang dari sini akan memikul tanggung jawab besar membawa nama UNG dan Provinsi Gorontalo di tingkat nasional," tegas Prof. Amir.

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., dalam arahannya membakar semangat para peserta dengan mengingatkan kembali memori kejayaan UNG di kancah nasional. Pada partisipasi beberapa tahun lalu, UNG sukses memborong berbagai medali emas dan mengukuhkan posisi sebagai universitas dengan performa seni terbaik untuk kawasan Timur Indonesia.

"Pencapaian luar biasa di masa lalu harus menjadi modal berharga dan pemantik spirit kita hari ini. Kita punya catatan gemilang sebagai juara di bidang seni tingkat nasional,” ujar Prof. Eduart.

Untuk itu Ia berharap mahasiswa yang berkompetisi pada Peksimitas dapat berkompetisi sebaik-baiknya dengan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sehingga nanti yang juara dan terpilih mewakili UNG, dapat berkompetisi dan bersaing memperebutkan prestasi di tingkat Nasional. (**)

Ikuti berita lainnya

Dua Mahasiswa UNG Sabet Juara I Duta GenRe Provinsi Gorontalo 2026
02 Sep 2026
00:53 WITA

Dua Mahasiswa UNG Sabet Juara I Duta GenRe Provinsi Gorontalo 2026

Abdul Wahid Rauf

Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo berhasil membuktikan dominasinya pada ajang Duta Genre Tingkat Provinsi Gorontalo 2026. Dua mahasiswa UNG yakni Abdul Galang Albert, mahasiswa Jurusan Kimia dan Yanti Menu, mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat, berhasil merebut juara I kategori putra dan putri untuk Pemilihan Duta Genre Provinsi Gorontalo Tahun 2026.Ajang Duta GenRe merupakan program tahunan yang bertujuan mencetak generasi muda sebagai penggerak dan pelopor dalam penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, sekaligus duta yang menyuarakan isu-isu kesehatan reproduksi, pendidikan, dan pencegahan pernikahan usia dini di kalangan generasi muda.Dalam acara puncak pemilihan yang berlangsung meriah, Abdul Galang Albert dan Yanti Menu tampil mengenakan busana adat Gorontalo lengkap dengan atribut kehormatan, dan berhasil menyisihkan para peserta lain dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo untuk meraih gelar juara pertama kategori putra maupun putri.Rektor UNG melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., memberikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih kedua mahasiswa tersebut. Menurutnya, capaian Abdul Galang Albert dan Yanti Menu menjadi bukti bahwa mahasiswa UNG, memiliki potensi besar untuk bersaing dan menunjukkan kapasitas kepemimpinan di berbagai bidang.“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UNG tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk tampil dan berkontribusi dalam ranah sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.Amir berharap, keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNG lainnya untuk terus mengembangkan potensi, serta berani mengambil peran dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.Lebih lanjut, ia berharap Abdul Galang Albert dan Yanti Menu mampu menjalankan amanah sebagai Duta GenRe Provinsi Gorontalo dengan sebaik-baiknya. Keduanya diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus membawa pesan-pesan positif kepada generasi muda.“Semoga keduanya dapat menjalankan peran sebagai Duta GenRe dengan baik dan menjadi pelopor dalam membangun generasi muda yang sehat, berencana, berkarakter, serta memiliki masa depan yang berkualitas,” harapnya.Keberhasilan dua mahasiswa tersebut menambah deretan prestasi yang ditorehkan mahasiswa UNG sepanjang tahun 2026. Capaian ini sekaligus menjadi bukti komitmen UNG dalam mendorong mahasiswa untuk terus berkembang, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, maupun bangsa. (**)

Racana Nani Wartabone – Mbui Bungale Sambut Mahasiswa Baru Melalui Penerimaan Tamu Racana 2026
01 Sep 2026
01:53 WITA

Racana Nani Wartabone – Mbui Bungale Sambut Mahasiswa Baru Melalui Penerimaan Tamu Racana 2026

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Gerakan Pramuka Dewan Racana Nani Wartabone–Mbui Bungale Pangkalan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi membuka kegiatan Penerimaan Tamu Racana (PTR) Tahun 2026, Jumat (28/8). Mengusung tema “Bersatu dalam Karya, Menyambut Jejak Baru di Racana”, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal, berproses, serta mengembangkan potensi diri melalui organisasi kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi.Penerimaan Tamu Racana menjadi salah satu tahapan penting, dalam proses pembinaan anggota baru Gerakan Pramuka di tingkat perguruan tinggi. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya diperkenalkan dengan kehidupan organisasi Racana, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai kepramukaan, kepemimpinan, kebersamaan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.Mengusung semangat kebersamaan dan karya, PTR 2026 difokuskan pada penguatan soliditas antaranggota, penanaman nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma, serta pembekalan orientasi kepramukaan di lingkungan perguruan tinggi. Para calon anggota diharapkan mampu menjadikan Racana sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, dan menghadirkan kontribusi positif melalui berbagai kegiatan yang produktif.Pembina Racana Nani Wartabone–Mbui Bungale UNG, Dr. Rustam I. Husain, S.Ag., M.Pd. dalam arahannya menekankan pentingnya peran kepramukaan di perguruan tinggi, dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, loyalitas, serta kepedulian terhadap masyarakat.Menurutnya, Penerimaan Tamu Racana bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi proses awal dalam membentuk karakter dan menyiapkan generasi muda yang siap berkarya.“Penerimaan Tamu Racana bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan langkah awal dalam penempaan karakter, kepemimpinan, dan wadah untuk melahirkan karya-karya produktif,” ungkapnya.Ia berharap kehadiran calon anggota baru dapat membawa energi positif, serta semangat baru bagi perkembangan Racana Nani Wartabone–Mbui Bungale UNG.“Melalui kegiatan ini, para calon Tamu Racana diharapkan mampu membawa semangat baru, memperkuat kebersamaan, serta memberikan kontribusi positif bagi organisasi maupun masyarakat,” tambahnya.Kegiatan penyabutan tamu racana 2026 turut dihadiri jajaran pembina, pengurus Dewan Racana Nani Wartabone–Mbui Bungale, purna racana, serta puluhan mahasiswa calon anggota baru yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.Melalui penerimaan anggora baru ini, Gerakan Pramuka Pangkalan UNG diharapkan terus menjadi ruang pembinaan generasi muda kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, dan kepedulian untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (**)

Prodi Pendidikan Profesi Apoteker UNG Raih Tingkat Kelulusan di Atas 90 Persen untuk UKOMNAS 2026
01 Sep 2026
01:38 WITA

Prodi Pendidikan Profesi Apoteker UNG Raih Tingkat Kelulusan di Atas 90 Persen untuk UKOMNAS 2026

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Pelaksanaan ujian Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Peserta Didik Profesi Apoteker (PDPA) periode 2 tahun 2026, menjadi ajang pembuktian Program Studi (Prodi) Pendidikan Profesi Apoteker UNG. Pada ujian yang mengukur kompetensi komprehensif calon apoteker tersebut, prodi pendidikan profesi apoteker menorehkan pencapaian membanggakan dengan tingkat kelulusan peserta mencapai 92,3 persen.Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan profesi apoteker yang dilaksanakan secara terarah, sekaligus menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam memenuhi standar kompetensi sebagai calon tenaga kefarmasian profesional.Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa tingginya tingkat kelulusan tersebut, tidak terlepas dari komitmen Pendidikan Profesi Apoteker dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas.Menurutnya, penguatan kompetensi mahasiswa dilakukan melalui berbagai proses, mulai dari pembelajaran akademik, pengembangan kompetensi klinis, pembimbingan, hingga persiapan menghadapi tahapan evaluasi kompetensi profesi.“Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, dukungan para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker,” ungkapnya.Keberhasilan tersebut, lanjut Hartono, semakin memperkuat komitmen FOK untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten, profesional, dan memiliki integritas.Sementara itu Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., turut memberikan apresiasi, atas capaian tingkat kelulusan mahasiswa Pendidikan Profesi Apoteker pada UKOMNAS kali ini.Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika, untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran dan layanan akademik, khususnya dalam menyiapkan lulusan profesi kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.“Profesi apoteker memiliki peran yang sangat strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, lulusan Profesi Apoteker UNG harus memiliki kompetensi yang kuat, menjunjung tinggi etika profesional, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta siap menghadapi berbagai tantangan di dunia pelayanan kefarmasian,” ujar Eduart.Melalui proses pembelajaran yang memadukan penguatan teori, praktik, pengalaman klinis, serta evaluasi kompetensi, UNG terus berupaya menyiapkan calon apoteker yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjalankan peran profesional dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. (**)

Kiprah Tenaga Kependidikan PLP UNG di MUNAS IV PPLPI, Perkuat Jejaring Nasional Pengelolaan Laboratorium
31 Aug 2026
06:03 WITA

Kiprah Tenaga Kependidikan PLP UNG di MUNAS IV PPLPI, Perkuat Jejaring Nasional Pengelolaan Laboratorium

Abdul Wahid Rauf

Gelaran Musyawarah Nasional (MUNAS) IV Perhimpunan Pengelola Laboratorium Pendidikan Indonesia (PPLPI) yang dirangkaikan dengan Workshop dan Sertifikasi Kompetensi pada 27–29 Agustus 2026 di Lombok Raya Hotel, Mataram, resmi berakhir. Ajang nasional bertaraf internasional ini sukses menyedot perhatian 500 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah se-Indonesia.Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mencatatkan kiprah strategis dalam perhelatan tersebut melalui tampilnya salah satu ASN Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) UNG, Nurfaisal Harun, S.T., M.T., MCE, dalam bursa Pemilihan Ketua Umum PPLPI Periode 2026–2030.Kiprah Nurfaisal Harun — yang memiliki kualifikasi pendidik tersertifikasi internasional (Microsoft Certified Educator) — di kancah nasional tersebut membawa aspirasi untuk memperkuat standarisasi dan tata kelola laboratorium daerah. Keikutsertaan hingga potensi kepemimpinan kader UNG di tingkat nasional ini diproyeksikan membuka akses langsung terhadap jejaring kolaborasi pengujian, informasi kebijakan kementerian, hingga peluang kerja sama pemanfaatan sarana riset lintas institusi.Akses dan jaringan nasional tersebut diposisikan sebagai support system bagi sivitasakademika UNG, khususnya dalam menunjangkeandalan fasilitas riset terapan dosen (IKU 5) serta mengoptimalisasi potensi pendapatan non-UKT kampus melalui pengembangan jasa pengujian laboratorium terintegrasi (IKU 9).Di samping itu, rekognisi SDM di tingkat nasional ini turut memperkuat kriteria penilaian Tata Kelola, Penjaminan Mutu, serta Sarana - Prasarana pada akreditasi program studi di lingkungan LAMTEK dan BAN-PT, sekaligus mendongkrak capaian Indeks Profesionalitas ASN (IP-ASN) Universitas Negeri Gorontalo.Keikutsertaan Nurfaisal Harun, S.T., M.T., MCE hingga tuntasnya rangkaian Munas IV PPLPI di Lombok membuktikan bahwa SDM Tenaga Kependidikan dari UNG mampu berkontribusi aktif, bersaing, dan memberikan sumbangsih nyata bagi penguatan ekosistem laboratorium pendidikan di tingkat nasional.Sebelumnya, pembukaan Munas IV PPLPI dihadiri langsung oleh Direktur SDM DiktisaintekKemdiktisaintek, Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., IPM., Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd., Asisten I Setda NTB Dr. Fathul Gani, M.Si., sertaperwakilan Pegawai Sains Malaysia ChM.Asrul Azani Mahmood dariUniversiti Malaysia Terengganu (UMT).Dalam pengarahannya, Kemdiktisaintek menegaskan komitmen untuk mempertahankan anggaran Karya Inovasi Laboratorium serta memperkuat diklat pra-uji kompetensi guna mendongkrak sertifikasi PLP, sejalan dengan perankrusial PLP dalam menjaga keandalan serta optimalisasi instrumen laboratorium kampus.

Lihat Semua Berita