Ormawa FIP UNG Tembus 10 Besar PPK Ormawa 2026, Bukti Daya Saing dan Inovasi Mahasiswa

GORONTALO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Dalam ajang seleksi internal subproposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2026 tingkat Universitas Negeri Gorontalo, dua organisasi mahasiswa FIP berhasil menembus 10 besar terbaik.
Dua organisasi tersebut adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Masyarakat dan KSK Jurnalistik dan Penalaran. Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas dan daya saing Ormawa FIP dalam merancang program pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan yang inovatif dan solutif.
HMJ Pendidikan Masyarakat yang diketuai Silvani Walangadi lolos seleksi di bawah bimbingan dosen pendamping Nurain Karnain, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, KSK Jurnalistik dan Penalaran yang dipimpin Najih Fauzan juga meraih hasil serupa dengan pendampingan dosen Sri Handayani, S.Pd., M.Pd., dan Krisna S. Latip, M.Pd.
Dekan FIP UNG, Arwildayanto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan dua Ormawa FIP masuk dalam 10 besar merupakan prestasi yang patut dibanggakan, mengingat ketatnya persaingan dan terbatasnya kuota yang tersedia.
“Dari total kuota 10 Ormawa yang lolos di tingkat universitas, FIP berhasil menyumbang sekitar 20 persen. Ini menunjukkan bahwa potensi dan kompetensi organisasi mahasiswa di FIP terus berkembang dan mampu bersaing secara kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Arwildayanto menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui kaderisasi yang baik di dalam organisasi mahasiswa. Ia berharap keberhasilan yang diraih tahun ini tidak berhenti sebagai capaian sesaat, tetapi dapat diwariskan melalui praktik terbaik kepada generasi pengurus berikutnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FIP UNG tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Ormawa FIP diharapkan terus melahirkan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial di masa depan.





