Menyingkap Tabir Teluk Tomini, Mahasiswa dan Dosen FKTP Berkolaborasi Luncurkan Buku Gerbang Khatulistiwa

GORONTALO – Teluk Tomini bukan sekadar hamparan perairan biru di jantung khatulistiwa; ia adalah ruang hidup, pusat ritual, dan laboratorium ekologi yang tak habis dikaji. Memahami urgensi tersebut, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo (FKTP UNG) resmi meluncurkan karya literasi monumental berjudul “Gerbang Khatulistiwa: Ekologi, Ritual, dan Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Teluk Tomini.”
Buku ini menjadi istimewa karena lahir dari tangan dingin kolaborasi antara dosen pakar dan mahasiswa yang turun langsung memotret dinamika pesisir dari berbagai perspektif.
Penyusunan buku ini membuktikan bahwa mahasiswa UNG bukan sekadar peserta didik pasif. Sebanyak 12 mahasiswa terlibat aktif dalam proses riset, pengumpulan data lapangan, hingga penulisan naskah ilmiah. Di bawah arahan editor Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, S.Pi., M.Si dan Veggy Arman, S.Pi., M.Si, para mahasiswa ini berhasil mengonversi data mentah menjadi narasi ilmiah yang komprehensif.
Daftar penulis muda yang mengukir sejarah dalam buku ini yakni Yuldi Usman, Mahmudin Albakir, Renaldi A. Miolo, Aspri Mokoagow, Aliya Idrus, Nabila Harun, Siti Nurfadilah Ugi, Ihksan Rahim, Awaludin Ismail, Erlangga Ali Pisuna, Siti Thalib, dan Fachry Fauzi Paputungan.
Buku ini membedah tiga pilar utama kehidupan di pesisir Teluk Tomini. Pertama, aspek Ekologi yang memotret kondisi alam; kedua, Ritual yang mendalami praktik budaya masyarakat setempat; dan ketiga, Ruang Hidup yang menyoroti bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan demi keberlanjutan masa depan.
Kehadiran buku ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi, peneliti, maupun pengambil kebijakan dalam mengelola sumber daya pesisir secara berkelanjutan dengan tetap menghormati kearifan lokal.
Dekan FKTP, Prof. Dr. Yuniarti Koniyo, M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terbitnya karya ini. Menurutnya, buku ini adalah bukti nyata bahwa FKTP UNG terus memperkaya literatur kelautan Indonesia.
“Penerbitan buku ini adalah kontribusi nyata kami dalam memperkaya literatur tentang kawasan pesisir Indonesia. Kami ingin dunia melihat keunikan dinamika ekologi dan sosial masyarakat di wilayah Teluk Tomini melalui karya ilmiah yang berkualitas,” ujar Prof. Yuniarti.
Melalui “Gerbang Khatulistiwa”, FKTP UNG tidak hanya mencetak lulusan yang mahir secara teknis, tetapi juga intelektual muda yang mampu menghasilkan karya literasi yang berdampak bagi masyarakat luas.





