Mengintip Rahasia Laut Dalam, Peneliti National University of Singapore Beri Kuliah Pakar di FKTP UNG

GORONTALO – Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menghadirkan perspektif global dalam dunia oseanografi. Pada Senin (27/04/2026), FKTP UNG menggelar Kuliah Pakar bertajuk “Ecosystem Connectivity: Dynamics of Energy Transfer from Coastal to the Deep Sea” yang menghadirkan narasumber internasional, Matteo Bravo, seorang peneliti sekaligus kandidat PhD dari National University of Singapore (NUS).
Acara yang berlangsung di Aula Kemaritiman Lantai 4 ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa yang tengah menempuh mata kuliah Oseanografi, memberikan kesempatan langka bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan peneliti kelas dunia.
Salah satu materi yang paling menyita perhatian peserta adalah pembahasan mengenai Diel Vertical Migration (DVM). Matteo Bravo memaparkan bagaimana organisme laut melakukan pergerakan vertikal secara harian sebagai bentuk adaptasi terhadap predator dan kebutuhan mencari makan.
"Melalui visualisasi yang dipaparkan, mahasiswa diajak memahami bagaimana organisme laut naik ke permukaan pada malam hari dan kembali ke kedalaman saat siang hari. Ini bukan sekadar pergerakan biasa, melainkan dinamika perpindahan energi yang kompleks dari pesisir hingga ke laut dalam," jelas Matteo dalam sesi pemaparan.
Sesi kuliah pakar ini dirancang untuk tidak bersifat searah. Mahasiswa didorong untuk terlibat aktif dalam diskusi mengenai penelitian oseanografi modern. Antusiasme peserta terlihat jelas melalui banyaknya pertanyaan yang diajukan, yang dijawab dengan lugas dan mendalam oleh sang narasumber.
Pendekatan interaktif ini memberikan wawasan praktis yang melengkapi teori yang selama ini didapatkan mahasiswa di bangku kuliah, menjadikan sesi ini sebagai pengalaman belajar yang bernilai tinggi.
Dekan FKTP UNG, Prof. Dr. Ir. Yuniarti Koniyo, M.P., memberikan apresiasi kepada Matteo Bravo kehadirannya ditengah-tengah mahasiswa FKTP. Bagi Yuniarti, menghadirkan peneliti internasional bukan sekadar pelengkap kurikulum, melainkan komitmen nyata dalam membuka wawasan global mahasiswa. Langkah ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk lebih peka terhadap isu-isu kelautan terkini, sekaligus memperkuat jejaring akademis antara UNG dengan institusi pendidikan ternama di dunia.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, FKTP UNG kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang progresif, adaptif terhadap perkembangan sains, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kelautan.





