Mahasiswa UNG Siap Tampil di Peksiminas XVIII 2026, Bawa Misi Harumkan Gorontalo di Tingkat Nasional

GORONTALO — Sebanyak 27 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersiap menunjukkan kemampuan terbaiknya, pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII Tahun 2026. Dalam ajang seni mahasiswa tingkat nasional yang mempertemukan talenta-talenta terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut, mahasiswa UNG mewakili BPSMI Provinsi Gorontalo akan tampil pada 19 tangkai lomba di Universitas Jember, Jawa Timur.
Keikutsertaan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa UNG untuk membawa nama Provinsi Gorontalo sekaligus menunjukkan kualitas dan kreativitas mahasiswa di panggung nasional.
Beragam bidang seni akan diikuti oleh kontingen mahasiswa UNG, mulai dari vokalia pop putri dan putra, fotografi, tari, penulisan cerpen, baca puisi putra dan putri, penulisan lakon, keroncong putra dan putri, seriosa putra dan putri, dangdut putra dan putri, komik strip, desain poster, penulisan puisi, monolog, hingga lukis.
Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi keikutsertaan mahasiswa UNG, menjadi bagian dari Kontingen Provinsi Gorontalo yang akan berlaga pada kompetisi nasional tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Peksiminas bukan sekadar kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan kreativitas, sekaligus mengukir prestasi.
“Keikutsertaan mahasiswa UNG dalam ajang nasional ini, merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukir prestasi. Kami tentu memberikan apresiasi dan dukungan kepada mahasiswa yang telah terpilih,” ujar Eduart.
Ia berharap seluruh peserta mampu tampil percaya diri, dan memberikan penampilan terbaik selama kompetisi. Lebih dari itu, para mahasiswa diharapkan dapat membawa pulang prestasi, yang membanggakan bagi Provinsi Gorontalo dan mengharumkan nama UNG di tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menjelaskan bahwa, keikutsertaan UNG pada Peksiminas XVIII telah dipersiapkan melalui proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap.
Persiapan diawali dengan proses seleksi mulai dari tingkat fakultas hingga universitas. Mahasiswa yang terpilih kemudian mendapatkan pembinaan melalui karantina dan pendampingan, yang melibatkan dosen-dosen berkompeten di bidang seni, tari, maupun musik.
“Persiapan ini dilakukan untuk mengasah kemampuan teknis, kreativitas, sekaligus membangun kesiapan mental mahasiswa agar mampu tampil maksimal pada kompetisi tingkat nasional,” jelas Amir Arham.
Menurutnya, proses pembinaan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan di bidang yang dilombakan, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dengan persiapan yang telah dilakukan, Amir optimistis kontingen mahasiswa UNG mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing pada 19 tangkai lomba yang diikuti. (**)





