Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UNG Edukasi Ibu Hamil di Limba, Perkuat Upaya Pencegahan Stunting Sejak Dini

Pencegahan stunting tidak hanya dimulai ketika anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil di Kelurahan Limba, Kecamatan Kota Selatan, pada Rabu (13/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, sekaligus bentuk dukungan terhadap program percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Penyuluhan difokuskan pada peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan sebagai fondasi utama dalam melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Dalam penyuluhan tersebut, para mahasiswa menyampaikan berbagai materi edukatif mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan, pemeriksaan kehamilan secara rutin, konsumsi tablet tambah darah, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai faktor pendukung tumbuh kembang janin.
Agar materi lebih mudah dipahami, penyuluhan dilakukan menggunakan media promosi kesehatan berupa leaflet yang berisi informasi sederhana dan aplikatif. Melalui media tersebut, para ibu hamil dapat kembali membaca dan menerapkan berbagai pesan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi serta aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan kesehatan ibu dan anak, termasuk cara memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan dan langkah-langkah sederhana untuk mencegah stunting sejak dini.
Perwakilan mahasiswa Kesehatan Masyarakat menjelaskan bahwa edukasi kepada ibu hamil menjadi salah satu strategi promotif dan preventif yang memiliki dampak besar terhadap kualitas kesehatan anak di masa mendatang.
"Pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Melalui penyuluhan ini kami ingin meningkatkan pemahaman ibu hamil bahwa kesehatan ibu, kecukupan gizi, pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan perilaku hidup sehat sangat menentukan tumbuh kembang anak. Harapannya, informasi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menekan risiko terjadinya stunting," ungkapnya.
Melalui penyuluhan ini, Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, peningkatan pengetahuan para ibu hamil dapat mendorong lahirnya generasi yang lebih sehat, berkualitas, serta menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia bebas stunting.





