Site Logo

Lomba Video Pembelajaran Kreatif

Kemdikti Saintek
Abdul Wahid Rauf
23 Jul 2021
15:28 WITA
1.407 dilihat
Lomba Video Pembelajaran Kreatif

Lomba Rayakan Merdekamu tidak hanya dapat diikuti oleh peserta didik, loh. Bapak dan Ibu Pendidik/dosen juga bisa ikut serta, caranya dengan merekam video kreatif mengajar dengan topik kebinekaan.

Yuk, simak syarat dan ketentuannya! Informasi selengkapnya kunjungi rayakanmerdekamu.kemdikbud.go.id.

Ikuti berita lainnya

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Siap Kembangkan Potensi Wisata Desa Botutonuo
22 Jun 2026
06:09 WITA

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Siap Kembangkan Potensi Wisata Desa Botutonuo

Rachmad Hidayah

Bone Bolango – Pemerintah Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu, 20 Juni 2026.Penerimaan mahasiswa berlangsung di Desa Botutonuo dan dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), pemerintah desa, serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif UNG–UGM yang akan melaksanakan pengabdian selama 45 hari di desa tersebut.Tim DPL KKN Kolaboratif terdiri atas Ervan Hasan Harun selaku ketua, didampingi Obhin Pakaya dan Jumiati Ilham. Program KKN di Desa Botutonuo mengusung tema pengembangan Desa Wisata Mandiri Energi berbasis tenaga surya untuk mendukung sport tourism berkelanjutan dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Desa Botutonuo.Kepala Desa Botutonuo, Nuzzul Abdul Radjak, menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa pemerintah desa menerima dengan terbuka pelaksanaan program tersebut dan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Sementara itu, Ketua DPL KKN Kolaboratif, Ervan Hasan Harun, menjelaskan bahwa program yang akan dijalankan berorientasi pada pengembangan potensi Desa Botutonuo sebagai desa wisata yang berkelanjutan melalui penguatan sport tourism, ekonomi kreatif, pemasaran digital, serta pemanfaatan energi surya sebagai energi ramah lingkungan. Program ini juga melibatkan mahasiswa lintas disiplin ilmu untuk mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal.Melalui pelaksanaan KKN Kolaboratif ini, diharapkan terbangun sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata pesisir Desa Botutonuo sekaligus menghasilkan berbagai luaran yang dapat menjadi dasar pengembangan kawasan wisata berkelanjutan di masa mendatang. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan kawasan Teluk Tomini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kreatif, dan pemanfaatan energi terbarukan.

UNG dan Pemkab Parigi Moutong Perkuat Sinergi, Buka Peluang Pengembangan SDM dan Pendidikan Kedokteran
21 Jun 2026
05:10 WITA

UNG dan Pemkab Parigi Moutong Perkuat Sinergi, Buka Peluang Pengembangan SDM dan Pendidikan Kedokteran

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Komitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan ditunjukkan oleh Universitas Negeri Gorontalo, melalui jalinan kemitraan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).Kerja sama strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNG, Eduart Wolok, dan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, yang berlangsung di Aula Rektorat UNG, Minggu (21/6).Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Parigi Moutong.Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan bahwa kemitraan dengan UNG memiliki nilai strategis bagi daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi dapat menjadi mitra penting dalam menghadirkan berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.“Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk mendukung berbagai program strategis daerah, khususnya dalam pengembangan potensi wilayah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Erwin.Salah satu fokus kerja sama yang mendapat perhatian khusus adalah peluang pemanfaatan Program Afirmasi Fakultas Kedokteran UNG bagi putra-putri Kabupaten Parigi Moutong. Program tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Parimo untuk menempuh pendidikan kedokteran dan nantinya kembali mengabdi di daerah asal.Sementara itu, Rektor UNG, Prof. Eduart Wolok, menyambut positif terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari komitmen UNG dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan wujud nyata komitmen UNG untuk hadir dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Eduart.Ia menambahkan, melalui berbagai program kolaboratif yang akan dijalankan, UNG siap memberikan dukungan akademik, riset, inovasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.Dengan kemitraan ini, UNG dan Pemkab Parigi Moutong kedepan dapat menghadirkan berbagai program yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. (**)

Mahasiswa UNG Siap Mengabdi Lewat KKN Kolaboratif Bersama UGM, Dorong Terwujudnya Desa Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan
19 Jun 2026
04:01 WITA

Mahasiswa UNG Siap Mengabdi Lewat KKN Kolaboratif Bersama UGM, Dorong Terwujudnya Desa Cerdas, Sejahtera dan Berkelanjutan

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya, dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program pengabdian. Sebanyak 38 mahasiswa resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif UNG–UGM Tahun 2026 yang mengusung tema “Mewujudkan Desa Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal.”Program kolaboratif yang melibatkan Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat desa melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.Kegiatan coaching dan pelepasan peserta berlangsung secara resmi dengan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang akan menjadi bekal selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., menjelaskan bahwa para peserta akan melaksanakan program pengabdian di lima desa yang tersebar pada tiga kecamatan di dua kabupaten. Melalui KKN kolaboratif ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan desa berbasis potensi lokal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.“Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta KKN, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan di desa,” ujar Rosbin.Menurutnya, program ini dirancang untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari pengembangan ekonomi lokal, transformasi digital, pemberdayaan masyarakat, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.Dalam arahannya, Prof. Abdul Hafidz Olii, M.Si., menegaskan bahwa KKN merupakan sarana pembelajaran yang sangat penting bagi mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa dapat memahami berbagai dinamika sosial sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.“KKN memberikan pengalaman nyata yang tidak diperoleh di ruang kelas. Mahasiswa harus mampu membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk merancang program yang memberikan manfaat jangka panjang,” ungkap Hafidz.Ia juga menekankan bahwa kegiatan coaching sebelum keberangkatan menjadi bagian penting untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan di lapangan. Berbagai materi pembekalan diberikan, mulai dari strategi pemberdayaan masyarakat, pemetaan potensi desa, penguatan ekonomi berbasis lokal, transformasi digital, hingga pembangunan berkelanjutan.

UNG Berikan Penguatan Akses Studi Lanjut Bagi Dosen Muda
18 Jun 2026
07:12 WITA

UNG Berikan Penguatan Akses Studi Lanjut Bagi Dosen Muda

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan komitmennya, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sosialisasi Penguatan Akses Studi Lanjut bagi Dosen yang berlangsung di Ruang Sidang Senat Rektorat UNG.Kegiatan yang diikuti para dosen dari berbagai fakultas ini dibuka langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Hadir sebagai narasumber utama, akademisi terkemuka Prof. Dr. Ir. Noer Azam Achsani, M.S.**, yang berbagi pengalaman, strategi, serta motivasi bagi dosen muda UNG.Dalam sambutannya, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.,  menegaskan bahwa studi lanjut merupakan investasi strategis bagi masa depan universitas. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik dosen akan memberikan dampak langsung terhadap mutu pendidikan, produktivitas riset, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.“Penguatan kapasitas dosen melalui pendidikan lanjutan merupakan bagian penting dari upaya membangun universitas yang unggul dan berdaya saing. Dosen yang memiliki kompetensi akademik tinggi akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Eduart.Melalui kegiatan ini, para dosen didorong untuk mulai merencanakan studi lanjut secara matang, mulai dari menentukan bidang keilmuan yang akan ditekuni, mempersiapkan topik riset yang relevan, hingga membangun jejaring akademik yang mendukung pengembangan karier mereka.Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Noer Azam Achsani, M.S., dalam pemaparannya memberikan berbagai perspektif mengenai strategi sukses studi lanjut bagi dosen. Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang akademisi tidak hanya ditentukan oleh peluang yang tersedia, tetapi juga oleh komitmen, konsistensi, dan kecintaan terhadap dunia ilmu pengetahuan.Dosen perlu memiliki visi yang jelas mengenai bidang keilmuan yang ingin dikembangkan serta fokus dalam membangun kompetensi akademik yang berkelanjutan. Seorang dosen harus mampu bangun komunikasi, terus tingkatkan kapasitas akademik melalui berbagai aktivitas ilmiah, serta terus membangun networking dengan berbagai pihak.Ia juga menyoroti pentingnya publikasi ilmiah sebagai salah satu indikator utama pengakuan akademik di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, dosen harus aktif membangun kolaborasi penelitian, memperluas jaringan akademik, serta menjalani proses ilmiah dengan kesabaran dan konsistensi. (**)

Lihat Semua Berita