KKN-PK UNG Luncurkan SIGAP BUNDA, Perkuat Edukasi dan Skrining Ibu Hamil di Desa Luwoo

UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahun 2026 melaksanakan program kerja utama berupa Capacity Building Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan di Aula Kantor Desa Luwoo, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kader kesehatan dalam mendampingi ibu hamil serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PK UNG secara resmi meluncurkan dua media inovasi pendampingan kesehatan, yakni Buku Saku SIGAP BUNDA dan Kartu Skrining Ibu Hamil. Kedua media tersebut dirancang sebagai panduan praktis bagi kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini kehamilan berisiko tinggi, pencegahan anemia dan kecacingan, edukasi sanitasi lingkungan, serta penyampaian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) maupun konseling kepada masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Luwoo Ibrahim Rahman, S.Pd., beserta jajaran pemerintah desa, Kepala Puskesmas Talaga Jaya Dr. Youke Lidya Herty Lumataw, S.KM., M.Kes., dosen pembimbing lapangan (DPL), kader kesehatan Desa Luwoo, serta perwakilan Karang Taruna.
Pelaksanaan program ini mendapat pendampingan dari empat dosen pembimbing lapangan KKN-PK UNG, yakni Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., dr. Siti Rakhmatia P. Th. Kum, M.Biomed., Ns. Nur Ayun R. Yusuf, S.Kep., M.Kep., serta Ns. Sartika, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K.
Kepala Puskesmas Talaga Jaya, Dr. Youke Lidya Herty Lumataw, S.KM., M.Kes., mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN-PK UNG melalui program SIGAP BUNDA. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi solusi yang dapat mendukung peningkatan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi terobosan dari mahasiswa KKN PK UNG. Buku saku dan kartu skrining ini adalah solusi praktis yang sangat dibutuhkan kader di Desa Luwoo, bahkan layak kami replikasi ke seluruh desa di Kecamatan Talaga Jaya. Melalui pelatihan ini, para kader bisa memperbarui pengetahuan kesehatannya dan langsung mempraktekkannya saat melakukan pendampingan warga," ujar Dr. Youke Lidya Herty Lumataw, S.KM., M.Kes.
Selain peluncuran media edukasi, kegiatan capacity building juga diisi dengan pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader kesehatan. Peserta juga memperoleh materi secara interaktif serta mengikuti simulasi studi kasus pendampingan ibu hamil secara terpadu sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lapangan.
Melalui program SIGAP BUNDA, mahasiswa KKN-PK UNG tidak hanya menghadirkan inovasi berupa media edukasi kesehatan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, puskesmas, kader kesehatan, dan organisasi kepemudaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendampingan ibu hamil, menekan risiko kehamilan, serta mendukung terwujudnya kesehatan ibu dan anak yang lebih optimal dan berkelanjutan di Desa Luwoo.





