Jurusan Kesehatan Masyarakat Perkuat Implementasi Kurikulum OBE melalui Integrasi SIAT

GORONTALO - Transformasi sistem pembelajaran berbasis digital terus diperkuat Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK), melalui Pelatihan Integrasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dengan Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) yang dilaksanakan pada Rabu (13/5) di Aula Jurusan Kesehatan Masyarakat Lantai 1.
Pelatihan ini diikuti oleh seluruh dosen dan pengelola akademik sebagai bagian dari upaya menyelaraskan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education dengan sistem informasi akademik yang terintegrasi. Kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran sekaligus memperkuat tata kelola akademik yang lebih efektif, terukur, dan berbasis teknologi.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai penyusunan capaian pembelajaran lulusan (CPL), pemetaan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), sistem asesmen berbasis luaran pembelajaran, hingga mekanisme dokumentasi akademik melalui SIAT. Integrasi ini diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih sistematis, terdokumentasi dengan baik, serta mendukung pemenuhan standar akreditasi program studi.
Ketua panitia menjelaskan bahwa implementasi OBE tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas akademik dapat diukur berdasarkan capaian kompetensi mahasiswa. Oleh karena itu, pemanfaatan SIAT menjadi instrumen penting dalam mendukung pengelolaan data akademik secara terintegrasi.
Melalui sesi pelatihan, peserta juga diajak melakukan praktik langsung penggunaan berbagai fitur SIAT yang mendukung implementasi kurikulum OBE, mulai dari penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penginputan asesmen, hingga pelaporan capaian pembelajaran mahasiswa. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dosen dalam mengelola proses pembelajaran sekaligus mempermudah proses evaluasi akademik.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa transformasi pendidikan tinggi menuntut setiap program studi untuk mampu mengintegrasikan kurikulum berbasis luaran dengan sistem digital yang mendukung tata kelola akademik modern.
"Implementasi Outcome-Based Education harus didukung oleh sistem informasi akademik yang terintegrasi agar proses pembelajaran dapat terdokumentasi secara baik, mudah dievaluasi, dan mampu menunjukkan ketercapaian kompetensi lulusan. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen FOK UNG dalam memperkuat budaya mutu sekaligus meningkatkan kualitas layanan akademik berbasis teknologi," ujar Hartono.
Menurutnya, integrasi OBE dan SIAT juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan program studi menghadapi proses akreditasi maupun berbagai bentuk evaluasi eksternal.
"Kami berharap seluruh dosen memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan kurikulum OBE melalui SIAT. Dengan demikian, proses pembelajaran akan semakin berkualitas, terdokumentasi dengan baik, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, serta siap menjawab kebutuhan dunia kerja dan masyarakat," tambahnya.
Melalui pelaksanaan pelatihan ini, Jurusan Kesehatan Masyarakat FOK UNG kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kurikulum, transformasi digital, dan tata kelola akademik yang berkualitas. Langkah tersebut sekaligus memperkuat reputasi Universitas Negeri Gorontalo sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan adaptif dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era digital.





