Site Logo

FMIPA UNG dan FKIP UMGO Perkuat Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi

Siaran PersKerjasama
Abdul Wahid Rauf
08 Jun 2026
08:01 WITA
38 dilihat
FMIPA UNG dan FKIP UMGO Perkuat Kolaborasi Tridharma Perguruan Tinggi

GORONTALO – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperluas jejaring kemitraan strategis, guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama, antara FMIPA UNG dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Senin (8/6), di Aula FMIPA UNG.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Dekan FMIPA UNG, Prof. Dr. Fitryane Lihawa, M.Si., dan Dekan FKIP UMGO, Prof. Dr. Abd. Hamid Isa, M.Pd. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan FMIPA UNG, Prof. Dr. Fitryane Lihawa, menyambut baik terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama antar institusi pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kolaborasi memungkinkan institusi untuk saling berbagi sumber daya, memperluas jejaring, serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan teknologi. Dengan sinergi yang baik, berbagai program akademik dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Fitryane.

Ia menegaskan bahwa FMIPA UNG terbuka untuk berbagai bentuk kerja sama yang mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi tersebut mencakup kegiatan pendidikan dan pembelajaran, penelitian bersama, hingga program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen maupun mahasiswa dari kedua institusi.

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghasilkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi,” ujarnya

Melalui kemitraan ini, FMIPA UNG dan FKIP UMGO optimistis dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas akademik, serta menghadirkan berbagai program yang berdampak bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen kedua institusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. (**)

Ikuti berita lainnya

Peminat Talenta Daerah Afirmasi Meningkat, UNG Lakukan Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026
08 Jun 2026
09:04 WITA

Peminat Talenta Daerah Afirmasi Meningkat, UNG Lakukan Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui partisipasinya dalam Seleksi Beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2026, UNG membuka peluang bagi putra-putri terbaik dari berbagai daerah afirmasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih cerah.Kegiatan seleksi yang diselenggarakan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut berlangsung di Hotel Bigland Bogor pada 8–10 Juni 2026. Seleksi diikuti oleh seluruh perguruan tinggi penyelenggara Program ADik dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Universitas Negeri Gorontalo.Pada pelaksanaan seleksi tahun ini, UNG menerima sebanyak 170 kandidat pendaftar yang terdiri dari 81 peserta pada Seleksi Tahap I dan 89 peserta pada Seleksi Tahap II. Seluruh kandidat merupakan calon mahasiswa penerima Program ADik yang berasal dari berbagai daerah afirmasi di Indonesia.Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, M.Si., menyampaikan bahwa Program ADik merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik dari wilayah terdepan, terluar, tertinggal, serta kelompok masyarakat yang memerlukan dukungan khusus untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.“UNG berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan Program ADik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan akses pendidikan tinggi yang berkualitas. Melalui proses seleksi yang objektif dan transparan, UNG berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik serta motivasi kuat untuk menyelesaikan studi,” ungkap Hafidz.Keikutsertaan UNG dalam seleksi ADik 2026 diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas, bagi calon mahasiswa dari daerah afirmasi untuk mengenyam pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi diri di berbagai program studi yang tersedia.Melalui Program Beasiswa ADik, para penerima tidak hanya memperoleh dukungan biaya pendidikan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi akademik, kepemimpinan, dan karakter yang akan menjadi bekal dalam membangun daerah asal mereka di masa depan.“Dengan tingginya minat calon mahasiswa pada Program ADik tahun ini, UNG optimistis dapat berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap mendukung pembangunan nasional dan daerah secara berkelanjutan,” terangnya.Seleksi ADik Tahun 2026 dilaksanakan melalui beberapa putaran yang melibatkan perguruan tinggi penyelenggara. Berdasarkan jadwal kegiatan, proses seleksi berlangsung selama tiga hari yang mencakup pengantar program, seleksi putaran I hingga III, penyusunan berita acara, serta penutupan kegiatan.

Gelar Apel Kerja, UNG Perkuat Komitmen Disiplin dan Kinerja Tenaga Kependidikan
08 Jun 2026
03:46 WITA

Gelar Apel Kerja, UNG Perkuat Komitmen Disiplin dan Kinerja Tenaga Kependidikan

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO — Jajaran Tenaga Kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan apel kerja rutin awal bulan, Senin (8/6), bertempat di halaman Rektorat UNG. Apel kerja tersebut diikuti oleh tenaga kependidikan ASN dan non-ASN pada seluruh unit kerja di lingkungan kampus.Apel pagi ini bukan seremoni biasa. Di hadapan seluruh peserta, Kepala Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum, Arief Rachman Hakim Abdul, M.Pd., menyampaikan arahan yang sarat makna terkait pilar utama, yang menjadi fondasi kinerja institusi yakni kedisiplinan, peningkatan kinerja, dan penguatan koordinasi antara unit kerja.“Nilai tersebut bukan sekadar slogan. Mereka adalah kunci nyata dalam mendorong UNG menjadi institusi yang semakin kuat dan optimal di setiap lini,” pesan Arief.Dalam arahannya, Arief menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan baik di bidang administrasi, keuangan, kerja sama, maupun umum tidak bisa hanya bergantung pada satu atau dua pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan dukungan nyata dari seluruh tenaga kependidikan di setiap unit kerja."Budaya kerja yang efektif, responsif, transparan, dan akuntabel harus terus diperkuat agar berbagai program universitas dapat berjalan optimal," tegasnya.Lebih lanjut, Arief menuturkan bahwa apel rutin ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sebuah momentum strategis sekaligus ruang untuk membangun komunikasi, menyegarkan semangat kerja bersama, dan mempererat koordinasi antar tenaga kependidikan yang memiliki peran vital dalam kelancaran operasional kampus.“Apel bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh tenaga kependidikan UNG untuk menyatukan komitmen dalam meningkatkan kinerja dan disiplin, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya mahasiswa,” pungkasnya. (**)

Wujudkan Satu Ekosistem Lestari, Mahasiswa Berkolaborasi dengan PT. Gorontalo Mineral Inisiasi Transplantasi Terumbu Karang
08 Jun 2026
01:03 WITA

Wujudkan Satu Ekosistem Lestari, Mahasiswa Berkolaborasi dengan PT. Gorontalo Mineral Inisiasi Transplantasi Terumbu Karang

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Semangat menjaga bumi diwujudkan secara nyata oleh mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi FMIPA menggelar kegiatan SEL (Satu Ekosistem Lestari) 2026 di kawasan Pantai Botutonuo Lorong 5, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (6/6).Mengusung tema “Satu Aksi untuk Lingkungan Hidup, Seribu Dampak untuk Masa Depan”, kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, masyarakat, pemerintah daerah, serta PT Gorontalo Minerals sebagai mitra strategis dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir dan laut di Gorontalo.Suasana Pantai Botutonuo sejak pagi dipenuhi semangat gotong royong. Para peserta tidak hanya membersihkan kawasan pantai dari sampah, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi konservasi bawah laut melalui transplantasi terumbu karang. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian generasi muda terhadap masa depan ekosistem laut yang semakin menghadapi berbagai ancaman lingkungan.Dosen Pembimbing Mahasiswa, Dr. Abubakar Sidik Katili, S.Pd, M.Sc, menjelaskan bahwa SEL 2026 difokuskan pada dua agenda utama, yakni rehabilitasi terumbu karang dan aksi bersih pantai. Menurutnya, kedua kegiatan tersebut memiliki dampak penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.“Melalui transplantasi terumbu karang, kami berupaya membantu pemulihan ekosistem bawah laut dengan menanam fragmen karang pada media yang telah disiapkan. Sementara aksi bersih pantai dilakukan untuk mengurangi akumulasi sampah, terutama sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi kehidupan laut,” jelas Sidik.Ia menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk PT Gorontalo Minerals yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan bersama perguruan tinggi dan komunitas lokal.Tidak hanya melibatkan mahasiswa, SEL 2026 juga dirangkaikan dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh dosen-dosen Jurusan Biologi FMIPA UNG di Desa Botutonuo. Sinergi antara kegiatan kemahasiswaan, pengabdian dosen, serta dukungan sektor industri menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA UNG, Dr. Lilan Dama, M.Si., berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan yang lebih kuat di kalangan generasi muda sekaligus mempererat jejaring kolaborasi lintas sektor.“Pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah, dan dunia industri agar upaya konservasi dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.Dukungan serupa disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa FMIPA dalam menginisiasi aksi konservasi lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara konsisten.“Lingkungan yang lestari tidak tercipta dalam satu hari. Ia dibangun melalui kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan. Apa yang dilakukan mahasiswa hari ini merupakan langkah kecil yang memiliki dampak besar bagi masa depan,” ungkap Amir.Melalui SEL 2026, mahasiswa Biologi FMIPA UNG tidak hanya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia secara seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi konkret untuk menjaga kelestarian pesisir Gorontalo. Dari bibit terumbu karang yang ditanam hingga sampah yang berhasil dikumpulkan, setiap langkah menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

UNG Beri Penghargaan Operator Terbaik, Apresiasi Garda Terdepan Layanan Akademik
08 Jun 2026
00:28 WITA

UNG Beri Penghargaan Operator Terbaik, Apresiasi Garda Terdepan Layanan Akademik

Abdul Wahid Rauf

GORONTALO – Di balik kelancaran layanan akademik dan akurasi data perguruan tinggi, terdapat peran penting para operator program studi yang bekerja memastikan seluruh proses administrasi berjalan dengan baik.Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja tersebut, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) memberikan penghargaan kepada operator terbaik semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026.Penghargaan tersebut diberikan kepada Supriadi Masi, S.Si., operator dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Operator Terbaik kategori putra. Sementara itu, penghargaan kategori putri diraih oleh Nopita Panani, S.H., operator dari Fakultas Teknik.Kepala BAKP UNG, Darman, S.Kom., M.Ap., menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap kontribusi besar tenaga kependidikan, khususnya operator program studi, dalam mendukung tata kelola akademik yang berkualitas.“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap operator yang menunjukkan kualitas layanan akademik dan pengelolaan data yang unggul. Peran operator sangat strategis dalam memastikan tata kelola akademik berjalan secara akurat, tertib, dan berkelanjutan,” ujar Darman.Menurutnya, proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan sejumlah indikator penting. Aspek yang dinilai meliputi ketepatan dan akurasi pengelolaan data akademik, ketepatan waktu pelaporan ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), penguasaan sistem informasi akademik, kualitas pelayanan kepada sivitas akademika, kontribusi terhadap pengembangan layanan, hingga kedisiplinan dan integritas kerja selama Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026.Sementara itu, Rektor UNG melalui Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang ditunjukkan para operator program studi. Menurutnya, keberhasilan menjaga kualitas layanan akademik tidak hanya ditentukan oleh dosen dan pimpinan, tetapi juga oleh tenaga kependidikan yang bekerja di balik layar.“Prestasi ini menunjukkan pentingnya peran operator dalam mendukung layanan akademik yang profesional dan berbasis data,” terang Hafidz.Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan sivitas akademika.

Lihat Semua Berita