FK Gelar Webinar Kebencanaan Nasional Sigap Nusa, Perkuat Peran Tenaga Kesehatan Tanggap Bencana

Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas kebencanaan nasional melalui penyelenggaraan Webinar Kebencanaan Nasional bertajuk “Sigap Nusa: Sinergi Generasi Adaptif Penanggulangan Bencana Nusantara” yang dilaksanakan secara daring pada Minggu, 14 Juni 2026. Kegiatan berskala nasional ini diikuti oleh tenaga kesehatan, akademisi, mahasiswa, organisasi profesi, lembaga pemerintah, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir Rektor Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN. Eng., Ketua IDI Wilayah Gorontalo Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.N., FISHQua., Dekan Fakultas Kedokteran UNG Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp.G.K., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., serta sivitas akademika FK UNG dan peserta dari berbagai instansi di seluruh Indonesia.
Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, menyampaikan bahwa webinar ini merupakan wujud kolaborasi berbagai institusi yang selama ini mendukung pengembangan bidang kedokteran kegawatdaruratan dan kebencanaan di Fakultas Kedokteran UNG.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.N., FISHQua., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 sekaligus Dies Natalis ke-7 Fakultas Kedokteran UNG. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan mengingat Indonesia berada di kawasan Ring of Fire yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana alam maupun nonalam.
“Penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Dokter dan tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam penyelamatan jiwa, pelayanan medis darurat, rehabilitasi kesehatan, hingga pemulihan psikososial masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kesiapsiagaan tenaga kesehatan sejak dini melalui pendidikan, pelatihan, simulasi, serta penguatan jejaring kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kompetensi klinis yang kuat disertai kemampuan kepemimpinan, komunikasi risiko, mitigasi bencana, dan kerja sama multidisiplin.
Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN. Eng., menyampaikan bahwa Fakultas Kedokteran UNG memiliki kontribusi nyata dalam berbagai kegiatan kebencanaan nasional. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi situasi krisis dan kemanusiaan.





