Dari Limbah Menjadi Rupiah: Proyek 'CocoHealth' Berdayakan PKK Desa Ombulo Lewat Inovasi & Digital Branding

Limbah ampas kelapa yang selama ini sering terbuang sia-sia, kini perlahan bertransformasi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi di Desa Ombulo. Melalui program Social Project Innovillage Tahun 2026 bertajuk "CocoHealth", kader PKK Desa Ombulo didorong untuk naik kelas melalui pelatihan pengolahan produk inovatif dan penguatan pemasaran digital.
Progres positif ini terpantau saat tim pelaksana menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada 5 April 2026 di Aula Desa Ombulo. Kegiatan ini menjadi titik ukur efektivitas program dalam mengubah pola pikir masyarakat dari sekadar produsen tradisional menjadi wirausaha lokal yang melek digital.
Program CocoHealth hadir sebagai solusi cerdas memanfaatkan potensi lokal. Tidak tanggung-tanggung, program ini melatih para kader PKK untuk mengolah ampas kelapa menjadi dua produk unggulan: Virgin Coconut Oil (VCO) dan tepung gluten-free.
Langkah ini bukan sekadar pelatihan teknis. Tim pendamping memastikan para kader memahami seluruh ekosistem usaha, mulai dari standar produksi, pengemasan (packaging), hingga strategi pemasaran digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Suasana di Desa Ombulo saat kegiatan monev berlangsung sangat hidup. Kader-kader PKK tampak antusias mempraktikkan kembali ilmu yang didapat, mulai dari pengolahan hingga manajemen identitas produk (branding).
Dosen pembimbing program, Apt. Wiwit Zuriati Uno, S.Farm., M.Si, menekankan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi desa. Menurutnya, potensi kelapa yang melimpah harus dikelola dengan pendekatan modern agar memiliki nilai jual yang lebih baik.
"Melalui program CocoHealth, kami berharap kader PKK Desa Ombulo tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan yang produktif dan berkelanjutan. Potensi kelapa yang melimpah harus dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, sehingga memberi manfaat ekonomi sekaligus mendorong lahirnya wirausaha lokal yang adaptif terhadap perkembangan digital," ujar Wiwit.
Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam CocoHealth adalah digital branding. Di era saat ini, produk berkualitas saja tidak cukup. Masyarakat desa didorong untuk mampu membangun narasi produk, memperkenalkan keunggulan lokal, dan memanfaatkan media digital sebagai etalase toko yang dapat diakses siapa saja.
Integrasi antara inovasi produk fisik dan strategi digital inilah yang menjadi kekuatan utama CocoHealth. Diharapkan, produk VCO dan tepung gluten-free dari Desa Ombulo nantinya tidak hanya menjadi konsumsi lokal, tetapi mampu bersaing di pasar yang lebih kompetitif.





