BK UNG Mengajar Batch IX Bekali Siswa SMAN 6 Gorontalo Keterampilan Public Speaking

GORONTALO - Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) UNG kembali menunjukkan kontribusi nyata, dalam pengembangan kompetensi generasi muda melalui program BK UNG Mengajar Batch IX. Kali ini, mahasiswa menggelar kegiatan bertajuk “Speak Up & Care: Pelatihan Public Speaking” di SMA Negeri 6 Gorontalo, Kamis (23/4), yang diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI.
Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program BK UNG Mengajar, yang tidak hanya berfokus pada layanan bimbingan dan konseling, tetapi juga penguatan keterampilan hidup (life skills) peserta didik.
Menghadirkan Jumadi Mori Salam Tuasikal sebagai narasumber, peserta memperoleh berbagai materi mengenai dasar-dasar public speaking, teknik komunikasi efektif, cara mengelola rasa gugup, hingga strategi membangun kepercayaan diri agar mampu tampil sebagai pembicara yang komunikatif dan profesional.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 6 Gorontalo, Dr. Hj. Yolanda Pateda, yang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa BK UNG dalam menghadirkan program edukatif yang bermanfaat bagi peserta didik.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda untuk menunjang keberhasilan mereka, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa BK UNG Mengajar Batch IX yang telah menghadirkan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa kami. Kemampuan public speaking menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk berani menyampaikan ide, berkomunikasi secara efektif, serta membangun rasa percaya diri sejak dini," ujar Yolanda.
Selama pelatihan berlangsung, suasana kelas tampak hidup dan interaktif. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias, mulai dari penyampaian materi hingga praktik berbicara di depan umum. Berbagai simulasi dan permainan edukatif yang diberikan membuat peserta lebih berani mengemukakan pendapat, berlatih menyampaikan gagasan, serta mengekspresikan diri secara positif di hadapan teman-temannya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa BK UNG Mengajar Batch IX tidak hanya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memperlihatkan peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan keterampilan nonakademik yang sangat dibutuhkan oleh peserta didik di era saat ini.
Guru Bimbingan dan Konseling sekaligus guru pamong SMA Negeri 6 Gorontalo, Asra Biahimo, berharap pelatihan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter siswa.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi awal bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan komunikasinya. Keberanian berbicara di depan umum akan menjadi modal penting dalam proses belajar, berorganisasi, hingga menghadapi tantangan di masa depan," ungkapnya.
Melalui program BK UNG Mengajar Batch IX, Program Studi Bimbingan dan Konseling UNG terus menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada pengembangan karakter, penguatan soft skills, serta pemberdayaan peserta didik. Program ini diharapkan dapat terus menghadirkan inovasi dan inspirasi bagi sekolah-sekolah mitra sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai insan akademik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.





