Belajar Serasa Bermain: Gamifikasi Mahasiswa UNG Ubah Wajah English Club di Sekolah

GORONTALO – Belajar bahasa Inggris sering kali dianggap sebagai momok yang membosankan bagi sebagian siswa. Namun, suasana berbeda kini menyelimuti SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap) Kabila Bone. Melalui sentuhan kreatif tim pengabdian Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pembelajaran bahasa asing kini berubah menjadi petualangan yang seru dan kompetitif.
Program pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Magvirah El Walidayni Kau ini mengusung metode Gamifikasi, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan unsur permainan ke dalam materi ajar untuk mendongkrak motivasi dan kompetensi berbahasa siswa.
Sebelumnya, kegiatan English Club di sekolah ini menghadapi tantangan besar: rendahnya minat siswa dalam berbicara dan menulis, serta keterbatasan media pembelajaran yang menarik. Kondisi tersebut membuat ekstrakurikuler ini belum berjalan optimal.
Melihat celah tersebut, tim UNG hadir membawa solusi dengan memperkenalkan platform digital populer seperti Quizizz dan Kahoot!, serta berbagai metode permainan bahasa konvensional yang dikemas secara modern.
“Gamifikasi bukan sekadar tren, melainkan strategi efektif untuk membangun rasa percaya diri siswa. Kami ingin mereka berani berbicara tanpa merasa terbebani oleh teori yang kaku,” ungkap Magvirah.
Tak hanya menyasar siswa, program ini juga memberikan pendampingan intensif kepada guru. Para pendidik dibekali keterampilan merancang modul pembelajaran kreatif yang adaptif terhadap teknologi. Hasilnya, suasana kelas berubah menjadi lebih partisipatif dan hidup.
Dampak positif pun langsung terlihat. Siswa yang awalnya malu-malu kini lebih aktif dan antusias menggunakan bahasa Inggris dalam setiap tantangan permainan yang diberikan. Guru pun merasa lebih terbantu dengan adanya media pembelajaran yang minim biaya namun berdampak besar bagi kemajuan siswa.
Keberhasilan program ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah yang berkomitmen untuk terus menerapkan metode gamifikasi pada tahun ajaran mendatang. Selain memberikan manfaat praktis di lapangan, program ini juga sukses menghasilkan publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terindeks SINTA, sebagai bukti akuntabilitas akademis tim pengabdian UNG.





