Bedah Isu Ekonomi Global, FEB UNG Hadirkan Pakar dari Myanmar dan Nigeria dalam Kuliah Tamu Internasional

GORONTALO – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali membuktikan komitmennya sebagai institusi pendidikan berwawasan global. Pada kesempatan terbaru, FEB UNG sukses menggelar kegiatan Guest Lecture (Kuliah Tamu) bertajuk “Global Economic Uncertainty, Trade Dynamics, and Environmental Challenges” yang diselenggarakan secara hibrida, Senin (4/5/2026).
Antusiasme civitas akademika sangat luar biasa. Tercatat 100 peserta hadir secara langsung di Aula Prof. Kadir Abdussamad FEB UNG, sementara 167 peserta lainnya bergabung secara daring melalui Zoom Meeting. Total hampir 300 peserta berdiskusi bersama para ahli mengenai dinamika ekonomi dunia yang kian kompleks.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber internasional dengan latar belakang kepakaran yang mumpuni yakni Prof. Dr. Thinzar Win dari Monywa University of Economics, Myanmar, yang mengulas topik “Global Economic Uncertainty and Its Impact on Emerging Economies.” Ia menyoroti bagaimana ketidakpastian ekonomi global memberikan tekanan sekaligus tantangan bagi negara-negara berkembang. Selanjutnya Dr. Kabiru Hannafi Ibrahim dari Federal University, Birnin Kebbi, Nigeria, yang memaparkan topik “Pollution Haven in Trade: Evidence from ECOWAS Member Countries.” Ia memberikan analisis tajam mengenai keterkaitan antara aktivitas perdagangan internasional dengan isu degradasi lingkungan.
Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd., M.Si., yang membuka acara secara resmi, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas akademik. Baginya, memahami ekonomi tanpa memahami konteks lingkungan dan dinamika global adalah sebuah kekurangan.
"Kegiatan ini bertujuan membangun perspektif global bagi mahasiswa. Kita ingin mahasiswa mampu berpikir kritis melihat keterkaitan antara pembangunan ekonomi yang kita kejar dengan keberlanjutan lingkungan yang harus kita jaga," tegas Dr. Raflin.
Ia juga menambahkan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber yang telah berbagi ilmu. Menurutnya, topik yang diangkat sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini, di mana pertumbuhan ekonomi harus selaras dengan tanggung jawab ekologis.
Lebih dari sekadar transfer ilmu, Guest Lecture ini merupakan langkah taktis FEB UNG dalam memperkuat jejaring akademik internasional. Kerja sama ini diharapkan membuka gerbang peluang baru bagi dosen dan mahasiswa, mulai dari kolaborasi riset hingga program pertukaran akademik di masa mendatang.





