49 Mahasiswa Ners UNG Lulus 100 Persen Pelatihan BTCLS Berlisensi Kemenkes

GORONTALO – Health Training Center (HTC) Universitas Negeri Gorontalo kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat pelatihan kesehatan papan atas. Rangkaian panjang pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang digelar sejak 9 Maret resmi ditutup pada Sabtu (14/3/2026) dengan hasil yang sangat membanggakan: Lulus 100 Persen.
Sebanyak 49 mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners dinyatakan berhasil melewati seluruh tahapan ujian dan evaluasi praktik yang ketat. Berkat capaian ini, seluruh peserta kini berhak menyandang sertifikat kompetensi BTCLS berlisensi resmi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Keberhasilan ini bukanlah hasil instan. Selama sepekan penuh, para peserta digembleng melalui berbagai tahapan mulai dari pembelajaran klasikal, pendalaman materi teoretis, simulasi kegawatdaruratan, hingga ujian praktik yang menguji ketenangan dan keterampilan mereka. Ketua HTC UNG, Ns. Dewi Suryaningsi Hiola, M.Kep, menyatakan rasa syukurnya atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh para mahasiswa.
“Alhamdulillah, sebanyak 49 peserta dinyatakan lulus 100 persen. Ini adalah bukti nyata bahwa peserta memiliki semangat belajar yang tinggi dan sistem pelatihan yang kami terapkan di HTC UNG berjalan efektif dan sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan dunia pelayanan kesehatan,” ungkap Ns. Dewi.
Sertifikat BTCLS yang diperoleh para peserta bukan sekadar dokumen formal. Lisensi Kemenkes yang menyertainya adalah bukti pengakuan negara atas kompetensi mereka dalam menangani kasus trauma dan henti jantung yang membutuhkan kecepatan serta ketepatan profesional.
Bagi calon perawat, sertifikasi ini adalah "paspor" krusial untuk terjun ke rumah sakit maupun pusat layanan kesehatan lainnya, memastikan bahwa mereka siap menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa.
Capaian "Sempurna" ini sekaligus menjadi indikator bahwa HTC UNG mampu menyelenggarakan pelatihan yang berkualitas, terarah, dan terukur. Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat dan dunia pendidikan kesehatan terhadap kapasitas UNG dalam mencetak tenaga medis yang handal.





